oleh

Serapan DAK Lotim Terbaik, Sisi Lain PAD Sempoyongan

banner 300500

Bupati Lotim apresiasi serapan DAK Lotim terbaik se-NTB, namun dia meminta semua OPD untuk lakukan inovasi, agar realisasi PAD mencapai target.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Bupati Lombok Timur H.M. Sukiman Azmy memimpin rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan APBD 2021 triwulan ketiga. Dalam kesempatan itu, Bupati Sukiman membahas terkait serapan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur hingga triwulan lll Tahun Anggaran 2021.

Dikatakan, serapan DAK Lotim sejauh ini merupakan yang terbaik di NTB. Persentasenya mencapai 77,81 persen per-15 Oktober 2021, di mana dana transfer khusus DAK fisik mencapai 72,49 persen dan DAK non-fisik 82,66 persen. Bupati juga mengapresiasi Kepala OPD dengan serapan dan realisasi APBD 2021 yang telah sesuai dengan target.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sukiman juga meminta penjelasan sejumlah Kepala OPD yang serapan dan realisasinya masih berada di bawah 50 persen. Bupati juga meminta komitmen pimpinan OPD untuk mencapai target triwulan ke lll yaitu tak kurang dari 75 persen pada akhir Oktober nanti.

Dengan begitu diharapkan pada akhir tahun anggaran, minimal 95 persen target APBD dapat terealisasi. Sementara bila tidak, dikhawatirkan target yang telah ditetapkan tidak dapat terkejar.

Hal sama juga ditekankan Bupati terkait realisasi target PAD. Kepala OPD diminta melakukan inovasi dan terobosan yang dapat menggenjot realisasi. Ditekankannya pula agar pimpinan OPD aktif memperbarui laporan sehingga data yang ada di masing-masing OPD sama dengan data di BPKAD maupun Bapenda.

Berdasarkan pemaparan Kepala Badan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Timur dari target PAD lebih dari Rp. 446 M, realisasi hingga 15 Oktober berada di angka Rp. 245 M lebih atau 55,06 persen. Jika dirinci realisasi PAD dari pajak daerah adalah 50,33 persen, retribusi daerah 58,39 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan 41,06 persen, dan PAD lain-lain yang sah adalah 57,54 persen. (Pin)

BERITA TERKAIT