oleh

Tarif Uji Kir Naik, Capaian Target PAD Dishub Meroket

banner 300500

Tarif Kir Lotim naik 100 persen. Kenaikan itu berkorelasi terhadap peningkatan target PAD, kendati tarif naik, diakui tarif Kir Lotim paling rendah di NTB.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala Dinas Perhubungan Lombok Timur, Purnama Hadi menyampaikan sejak mulai berlakunya Perbup Nomor 67 Tahun 2020, per tanggal 21 Desember 2020 maka sejak saat itu mulai diberlakukan kenaikan tarif uji Kir sebesar 100 persen dari tarif sebelumnya yang diatur Perda.

“Tarif Kir kita rendah, harusnya sesuai Perda Nomor 11 tahun 2010 tarif Kir itu disesuaikan satu kali per tiga tahu. Itu tidak pernah dilakukan, baru kita lakukan di tahun 2020, sehingga naik 100 persen,” katanya di ruang kerja, Jumat (06/08/2021).

Masih kata dia, kenaikan tarif Kir itu berlaku sama bagi seluruh jenis kendaraan, seperti mobil penumpang dari Rp. 65 ribu, menjadi Rp. 130 ribu, kendaraan berkapasitas berat dari 3.500 sampai 5.000 kg seperti bus naik dari Rp. 75 ribu menjadi Rp. 150 ribu. Kendati demikian dijelaskan jika tarif Kir yang diberlakukan di Lotim saat ini paling rendah dari kabupaten dan kota lain di NTB.

“Sekalipun naik tarif Kir kita paling rendah di NTB,” jelasnya.

Dia juga menyatakan dengan kenaikan tarif Kir itu berkorelasi positif terhadap capaian target PAD yang dibebankan ke Dinas Perhubungan. “Memasuki semester kedua capaian PAD kita lebih 50 persen. Dari uji Kir saja bisa mencapai Rp 3 juta per hari” tandasnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT