oleh

Ribut Tambak Udang Berefek Buruk Terhadap Capaian PAD

banner 300500

DPMPTSP Lotim di triwulan l tahun ini tidak bisa mencapai target PAD, kendati jika dibandingkan dengan triwulan l tahun 2020, perolehan PAD triwulan I tahun ini lebih tinggi. Diketahui karena terjadi kisruh, 11 investor pada sektor tambak udang sementara berhenti beroperasi di triwulan ini, dan itu berpengaruh terhadap capaian PAD.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Timur, Muksin menyatakan jika dinasnya selaku etalase daerah bagi investasi, yang juga dibebankan untuk menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah berupaya maksimal di triwulan l, kendati target PAD di triwulan l tahun ini ini belum bisa dicapai optimal.

“Capaian PAD kita di triwulan l ini mencapai 10 persen, dari target 15 persen,” katanya di ruang kerja, Selasa (13/04/2021).

Sambungya, pun demikian jika saja di tahun ini target PAD dinasnya tidak ditambah hampir 2 kali lipat, maka dipastikan, capaian PAD di triwulan l tahun ini jauh lebih tinggi dari triwulan l tahun 2020. “PAD kita triwulan ini melampaui PAD pada triwulan l tahun lalu,” ucapnya.

Masih kata dia, sumber utama PAD dinasnya adalah biaya Izin Mendirikan Bangunan (IMB), itu pun diakuinya pihaknya bekerja ekstra untuk itu. “Sumber IMB itu kita sisir betul,” bebernya sembari menyatakan jika di triwulan l ini geliat investasi dan potensi PAD Lombok Timur khusus di sektor tambak udang terhambat oleh kisruh yang terus terjadi.

“11 investor tambak udang untuk sementara, mereka off dulu. Imbasnya juga pasti terhadap PAD kita, karena capaian PAD besar di situ, ditambah lagi dengan capaian nilai investasinya. Stagnan PAD kita,” tegasnya.

Lanjutnya, investor dalam hal ini membutuhkan kenyamanan dan keamanan. Padahal ditegaskannya, khusus untuk investasi di sektor tambak udang di Lombok Timur telah sesuai dengan aturan yang berlaku. “Secara regulasi tidak ada masalah,” imbuhnya.

Terkait itu, masih kata Muksin untuk menggenjot investasi dan PAD di tengah Pandemi Covid-19, dia berharap semua pihak untuk bersinergi dalam menciptakan kenyamanan, keamanan dan membangun citra positif daerah. Agar semua potensi yang ada bisa dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat.

“Mari kita bersama membangun citra positif bagi daerah, karena Lombok Timur ini tidak hanya dilirik nasional, tapi juga internasional, karena kita penyangga dari KEK Mandalika,” harapnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT