oleh

Tidak Memuaskan, Kinerja Direksi PT. Energi Selaparang Dikeluhkan Bupati

banner 300500

Bupati Lombok Timur seperti yang disampaikan oleh Sekda di saat RUPS PT. Energi Selaparang mengaku belum puas dengan capaian BUMD itu. Dari itu bupati berharap kedepan jajaran direksi membenahi strategi marketing. Menanggapi hal itu Dirut perusahaan daerah itu berjanji akan membenahi strategi marketingnya kedepan.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur melalui Sekretaris Daerah Lombok Timur H. M. Juaini Taofik, mengaku belum puas dengan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Energi Selaparang.

“Kami belum melihat ikhtiar yang maksimal di jajaran Energi Selaparang ini,” tegas Sekda ketika menyampaikan pesan Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy, saat melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), (11/04/2021).

Maka dari itu, Ia berpesan kepada seluruh jajaran yang ada di PT. Energi Selaparang agar tetap berupaya meningkatkan kinerjanya untuk lebih berkontribusi lagi bagi daerah.

“Pertumbuhan kinerja harus diutamakan, untuk meningkatkan dividen dan laba yang maksimal,” ujarnya.

Masih kata Sekda, slogan yang harus direalisasikan di PT. Energi Selaparang yakni sebarkan program perubahan, terutama dalam hal kinerja.

Kendati mendapatkan keluhan dari Pemda, kata Sekda, PT. Energi Selaparang jangan sampai anti dengan kritik. Sebab, pada dasarnya kritik merupakan bagian yang harus diterima sebagai masukan yang baik.

“Kritik juga perlu diperhatikan di sini, jangan lemah karena kritik. Tapi harus jadi besar ketika dikritik,” ucapnya

Walaupun begitu, Ia meyakini kedepannya PT. Energi Selaparang bisa meningkatkan kontribusinya kepada daerah. Hal itu diperkuat dengan kehadiran Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempuni.

Mendengar hal itu, Direktur Utama (Dirut) PT. Energi Selaparang H. Zaenal Abidin mengatakan, kedepan akan memperbaiki strategi manajemen pemasaran di perusahaannya itu.

Diakui Zaenal, pihaknya mengaku bahwa hajat utama dari Pemda Lombok Timur adalah agar BUMD yang dipimpinnya bisa memberikan keuntungan sebesar-besarnya dengan strategi marketing mempuni.

“Kepuasan dari Pemda itu bagaimana kita memaksimalkan produk Asel ini agar bisa digunakan untuk masyarakat Lombok Timur,” jelasnya.

Masih kata dia, nantinya setelah melakukan pembenahan strategi marketing tersebut, perusahaan bisa menyetorkan keuntungan yang besar bagi daerah.

Perlu diketahui, seperti yang dikatakan oleh Zaenal, saat ini dividen atau PAD yang disetorkan oleh perusahaan daerah yang dinahkodainya itu ke kas daerah sebesar Rp. 167 juta sekian.

“Pada tahun 2020 ini sebesar 167 juta, kemarin kita sudah menyerahkan dividen. Kategori penyerahan dividen itu 60 persen dari keuntungan, setelah dipotong pajak,” sebutnya.

Itupun, sampai dengan saat ini, Ia menuturkan hanya menyerahkan 50 persen dari total dividen yang sudah disebutkan olehnya tadi. Artinya PT. Energi Selaparang hanya menyerahkan setengah dari dividen itu ke kas daerah.

“Kita sudah menyerahkan dividen interim sebesar 50 juta kemarin, tinggal kita tambahkan lagi nanti untuk sisanya itu,” katanya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT