oleh

Pemulangan PMI Repatriasi Tidak Dihentikan

banner 300500

Dinas Tenaga Kerja Lombok Timur bantah pemulangan PMI repatriasi berakhir. Hanya saja diberhentikan sementara, kendati belum ada informasi resmi dari KBRI. Tak kurang 3.500 PMI telah dipulangkan, di mana sebagian besar dipulangkan dari Malaysia.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, pada Dinas Tenaga Kerja Lombok Timur, M. Hirsan membantah jika pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terjarig pemutihan (Repatriasi, red) berhenti dilakukan. Hanya saja katanya, dihentikan sementara, lantaran maskapai penerbangan tidak melayani pemulangan selama 2 bulan kedepan.

“Bukan berakhir. Tapi penerbangan dari tanggal 02 Mei sampai 30 Juni ditutup, dan nanti akan aktif kembali,” kata Hirsan di ruang kerjanya, (05/05/2021).

Lanjutnya, memang belum ada informasi resmi dari KBRI terkait dengan akan dilakukannya kembali pemulangan setelah (30/06). Namun hal itu jelas tertera pada surat yang bersumber dari maskapai, di mana surat itu dijadikan dasar oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTB untuk membuat kebijakan.

“Informasi dari maskapai itu yang dijadikan oleh Dinas Provinsi untuk memberikan pemberitahuan,” imbuhnya.

Dijelaskannya, sejak pertama kali dilakukan pemulangan PMI repatriasi hingga saat ini tidak kurang sebanyak 3.500 orang telah dipulangkan, di mana lebih dari 95 persen dipulangkan dari Malaysia.

“PMI yang dipulangkan karena repatriasi 3.500 orang, 3.300 dari Malaysia, sisanya dari Arab Saudi dan lainnya,” bebernya dan menyebut jika Kecamatan Pringgasela, Wanasaba dan Sakra Timur sebagai penyumbang terbesar dari PMI yang dipulangkan. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT