oleh

Vaksinasi Covid-19 di Lotim Dimulai, Masyarakat Diimbau Ikut Serta

banner 300500

Vaksinasi Covid-19 di Lotim sudah dilaksanakan, vaksin pertama diberikan ke unsur pimpinan Forkopimda. Diharapakan masyarakat mengikuti vaksinasi untuk mencegah penularan Pandemi Covid-19.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Pelaksanaan vaksinasi di Lombok Timur (Lotim) sudah mulai dilaksanakan. Untuk vaksinasi perdana ini diberikan kepada Ketua DPRD Lotim, Sekretaris Daerah, Wakapolres, Dandim, Direktur RSUD Selong, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Kesehatan dan Tokoh Agama, Komite Kesehatan, perwakilan organisasi yaitu Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Sekda Juani Taofik dalam sambutannya menyatakan vaksinasi ini merupakan bentuk ikhtiar melawan pandemi Covid-19 di samping penerapan  protokol Kesehatan. Dari itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut vaksinasi ini dengan semangat dan optimisme melawan pandemi Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, Taofik juga menerangkan jika angka kasus Covid-19 di Lotim menempati peringkat 3 terendah se-NTB dengan jumlah 63 kasus.

“Rendahnya angka kasus Covid-19 di Lombok Timur seharusnya tidak membuat kita lalai dalam melaksanakan protokol Kesehatan”, imbaunya.

Sementara itu Kepala Dikes Lotim, Dr. Fathurrahman, melaporkan jumlah vaksin yang diterima Lotim berjumlah 10.720 vial yang akan diperuntukkan kepada 5.360 orang tenaga Kesehatan yang bertugas di seluruh fasilitas kesehatan di Lotim, dan ditargetkan akan dilaksanakan selama 4 pekan kedepan.

“Vaksinasi akan dilakukan kepada seluruh Nakes di puskesmas, RSUD Dr. Soedjono Selong, RSUD Lombok Timur, Dinas Kesehatan, RS Swasta RSI Namira dan LMC dan Klinik Polres. Proses vaksinasi di faskes akan dimulai pada tanggal 2 Februari 2021. Proses ini diperkirakan membutuhkan waktu selama 4 minggu, karena setiap orang akan divaksin sebanyak 2 kali dengan jeda waktu 14 hari,” terangnya.

Sebagai penutup ia berpesan kepada seluruh masyarakat agar mengikuti vaksinasi agar sistem imun dalam tubuh meningkat, guna melawan dan memutus rantai penyebaran Covid-19. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT