LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur optimistis bahwa sasaran bantuan sosial (bansos) maupun BPJS Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) pada tahun 2027 akan menggunakan data terbaru. Baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Optimisme tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, saat menemui perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani (BEM UGR) di depan gerbang masuk Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (28/10). “Maka sasaran bansos 2027 maupun BPJS yang ditanggung PBI JK maupun pemerintah daerah itu pasti akan menggunakan data terbaru hasil kemarin, yang ada sanggahan-sanggahan itu, karena akan diterbitkan di Desember 2026,” jelasnya sembari mengajak para mahasiswa untuk mengawal hal tersebut. Kepada para mahasiswa yang menggelar aksi, Sekda menerangkan bahwa Pemerintah Pusat menjanjikan data desil paling lambat diperbarui pada Desember mendatang. Sehingga untuk sementara seluruh bantuan masih menggunakan data yang sudah ada. “Maka seluruh proses, tentu BPJS, bantuan sosial masih menggunakan data desil yang sudah ada,” terangnya. “Kami dijanjikan update-nya di akhir 2026,” tambahnya. Terkait pemanfaatan potensi petani lokal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekda mengakui sebagian sudah berjalan sementara sebagian lainnya belum. Ia mengajak para mahasiswa untuk melihat secara umum bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memperoleh bahan baku dari pasar tradisional. Bahkan dapur yang ada di luar Lombok Timur juga memanfaatkan hasil para petani daerah ini. Termasuk pula peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam rantai pasok nantinya. Belum lagi Pemda berupaya mendorong pengembangan sapi perah yang akan menghasilkan susu untuk pemenuhan kebutuhan MBG. Dijelaskannya pada 2027 peternak Lombok Timur sudah mulai mengarah ke sana. Yang juga mendapat perhatian para mahasiswa yaitu pupuk subsidi untuk petani tembakau. Menjawab hal itu, Sekda meyakinkan bahwa Pemda memiliki pemikiran yang sama demi peningkatan kesejahteraan petani. Karena itu ia berharap dukungan para mahasiswa melalui aspirasi tertulis yang akan menguatkan argumen Pemda kepada pengambil kebijakan/pemerintah Pusat nantinya. Aksi berlangsung
Sekda Lombok Timur Yakinkan Mahasiswa
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.






