Sirtu-Hery Menang Tipis, Tongkat Komando AMSI NTB Resmi Berpindah

MATARAM, Coroongrakyat.co.id— Pasangan Sirtupillaili dan Hery Mahardika terpilih memimpin Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026–2030.

Keduanya meraih suara terbanyak dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-III AMSI NTB yang digelar di Ballroom Lantai 6 Bank NTB Syariah, Sabtu (25/7/2026).

Dalam proses pemungutan suara yang diikuti anggota AMSI NTB, pasangan Sirtupillaili yang merupakan Pimpinan Redaksi TribunLombok.com bersama Hery Mahardika dari media Gerbang Indonesia memperoleh 9 suara dari total 17 suara yang masuk.

Sementara pasangan Boim dan Abi memperoleh 7 suara. Satu suara lainnya dinyatakan tidak sah karena kertas suara tidak mencantumkan pilihan terhadap salah satu pasangan calon.

Dengan hasil tersebut, Sirtupillaili-Hery Mahardika resmi dipercaya menahkodai AMSI NTB untuk masa bakti 2026–2030.

Terpilihnya pasangan tersebut sekaligus menandai berakhirnya kepemimpinan Hans Bahanan sebagai Ketua AMSI NTB. Tongkat komando organisasi perusahaan media siber di NTB kini berpindah kepada kepengurusan baru.

Dalam sambutannya, Hans Bahanan berharap Konferwil III AMSI NTB tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi momentum regenerasi untuk melahirkan kader-kader pemimpin baru yang berintegritas dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Organisasi media bukan hanya dipertahankan atau dikembangkan, tetapi perannya sebagai kontrol sosial terhadap pembangunan daerah dan negara harus tetap dijalankan sebagai bentuk kontribusi nyata,” kata Hans.

Ia juga berharap kepengurusan baru AMSI NTB mampu menghadirkan strategi dan inovasi segar untuk memperkuat keberlanjutan bisnis media siber di Nusa Tenggara Barat.

Harapan serupa disampaikan Koordinator AMSI Wilayah Bali Nusra, Dr. I Nengah Muliartha. Menurutnya, tantangan yang dihadapi industri media saat ini membutuhkan penguatan kelembagaan sekaligus inovasi yang konkret.

“Kami berharap Konferwil III AMSI NTB tidak hanya melahirkan pimpinan yang andal, tetapi juga menghasilkan gagasan baru yang mampu mendorong kemajuan perusahaan media sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pekerja media,” ujarnya.

Selain agenda pemilihan kepengurusan baru, Konferwil III AMSI NTB juga dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Media Butuh Gizi (MBG) di Era AI dan Disrupsi Digital”.

Konferwil III AMSI NTB merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi di tingkat wilayah yang digelar untuk memilih kepengurusan baru sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi dalam menghadapi dinamika industri media siber.

Kepengurusan baru AMSI NTB diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme perusahaan media anggota, serta mendorong terciptanya ekosistem pers yang sehat dan berkualitas dengan tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik. (CR-Max)