oleh

Pembangunan Infrastruktur akan Jadi Prioritas di Tahun 2022

banner 300500

Musrenbang tahun 2022 akan diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur. Hal itu dilakukan karena selama 3 tahun terakhir sektor itu kurang diperhatikan, karena imbas gempa dan Pandemi Covid-19. Dari sisi legislatif, diterangkan jika pokok pikiran DPRD di 2022 akan berkutat pada perbaikan kualitas pendidikan, ekonomi, kesehatan dan pembangunan yang tidak bergantung pada APBD.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2022 berserta seluruh stakeholder terkait di Lombok Timur menyatakan jika memasuki tahun ketiga kepemimpinannya belum merasa puas atas kinerja pemerintahan yang dinahkodainya.

Ungkapan bupati itu beralasan jika saat ini masih banyak hajat masyarakat yang belum optimal diberikan. “Ketidakpuasan itu karena masih banyak hajat masyarakat yang belum bisa erpenuhi, seperti infrastruktur jalan dan irigasi, termasuk air bersih,” kata Bupati Sukiman pada acara yang berlangsung semi virtual itu, Rabu (31/03/2021).

Diakuinya tegas, jika program pembagunan tiga tahun terakhir memang tersendat, tak lain penyebabnya adalah gempa bumi 2018 silam, dan Pandemi Covid-19 yang mengharuskan Pemda menjadikan penanganannya sebagai skala prioritas yang memaksa sejumlah program ditunda.

Dari itu, Sukiman menekankan, sekalipun fokus pembangunan tahun 2022 dititikberatkan pada 5 poin, tapi tetap infrastruktur akan dijadikan sebagai prioritas.

Musrenbang tahun 2022 yang mengangkat tema keberlanjutan pembangun sosial ekonomi dalam rangka memperkuat pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, meningkatkan pembinaan kepemudaan, serta meningkatkan pembangunan kehidupan beragama itu terang Sukiman menjadi penting, karena tidak semua aspirasi masyarakat bisa terserap.

“Musrenbang ini penting, sebagai upaya menyisir prioritas pembangunan pada 2022 mendatang, sebab tidak semua aspirasi masyarakat dapat dipenuhi,” seru Sukiman.

Ketua DPRD Lombok Timur, Murnan yang hadir juga mengutarakan jika pokok-pokok pikiran anggota DPRD tetap fokus terhadap peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan pertumbuhan ekonomi dengan optimalisasi sumber daya serta meningkatkan kualitas layanan BLUD RSUD Soedjono Selong, termasuk juga pembangunan tepat waktu yang tidak hanya mengandalkan APBD.

“Pelaksanaan pembangunan tepat waktu yang tidak hanya bertumpu pada APBD dan upaya pemenuhan kekurangan air bersih dan pengairan,” kata Murnan. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT