oleh

Aplikasi Lapor-bup Diskominfo Lotim Minim Pengguna

banner 300500

Aplikasi Lapor-bup yang dilaunching oleh Diskominfo dan Persandian Lombok Timur satu tahun lalu ternyata minim pengguna. Masyarakat lebih banyak menggunakan Medsosuntuk menyalurkan keluhan dan Aspirasinya.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Sebagaimana dijelaskan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo dan Persandian) Lombok Timur, Ahmad Masfu bahwa masyarakat lebih banyak menggunakan Media Sosial (Medsos) dalam menyampaikan keluhannya kepada pemerintah. Dia mengakui bahwa memang ada masyarakat yang mengadu melalui Aplikasi Lapor-bup tersebut, namun jumlahnya tidak terlalu banyak.

“Untuk pengaduan melalui Lapor-bup itu bisa dilihat di aplikasinya langsung berapa jumlah Laporan yang masuk,” ujarnya, Selasa (30/03/2021). Dimana di sana tercatat ada 77 orang yang sudah mengadukan laporan melalui aplikasi tersebut.

Masfu memgatakan, ada beberapa pengaduan yang justru ditemukan Medsos, semisal Facebook, baik dengan cara menandai akun resmi Diskominfo maupun melalui pesan masuk atau messenger yang kemudian disambungkan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk ditindaklanjuti.

“Saat itu, Humas Provinsi NTB nelpon saya dan menceritakan soal keluhan di Facebook, akhirnya saya langsung sambungkan ke dinas terkait,” terangnya.

Ditambahkannya bahwa minimnya pengguna Aplikasi Laporbup itu diduga karena belum banyak diketahui warga.

Padahal, kata dia, jika warga mengadukan keluhannya terkait pelayanan publik melalui aplikasi itu, maka kemungkinan untuk ditindaklanjuti justru lebih besar daripada menyampaikan aduan melalui wall atau beranda Facebook, karena tidak selalu aduan itu terdeteksi oleh Diskominfo.

“Jadi selama kita bisa pantau itu misalnya kalau kebetulan dilihat, maka bisa ditindaklanjuti,” ujarnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT