oleh

Definisi Kematian Karena Covid-19 Berubah, Seperti Apa?

banner 300500

Terdapat definisi baru kematian oleh Covid-19. Hal itu mengakibatkan angka kematian karena paparan Covid-19 di Lotim tetap 48 orang.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Sekretaris Daerah Lombok Timur, M. Juaini Taofik menyatakan sejak dua bulan yang lalu telah ada perubahan definisi kematian bagi pasien yang terpapar Covid-19. Dikatakan dia, sebelumnya jika ada pasien Covid-19 yang memiliki riwayat komorbid (penyakit penyerta, red) maka dikatakan meninggal karena Covid-19, sehingga data akumulasi kematian Lotim pada bulan ini tetap 48 orang.

“Sekarang tidak, kalau pasien itu ada riwayat penyakit komorbidnya lalu meningal, maka statusnya bukan meninggal karena Covid. Tapi baru dikatakan meninggal karena Covid, jika pasien itu tidak memiliki riwayat komorbid dan terpapar Covid,” katanya di ruang kerja, Rabu (04/08/2021).

Sekalipun demikian lanjut Taofik, standar operasional prosedur perawatan tidak ada perbedaan, pun juga jika terjadi kematian, maka proses pemakamannya pun tetap menggunakan standar protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

“Tetap standarnya sama, pun jika ada meninggal, proses pemakamannya harus menggunakan APD dan prokes yang ketat,” imbuhnya.

Disampaikan oleh dia juga, per tanggal hari ini, total warga Lotim yang terpapar Covid-19 berjumlah 113 orang, di mana tengah dirawat 93 orang. “93 orang masih dirawat di RSUD Soedjono dan RSUD Lombok Timur, dan sisanya adalah warga Lombok Timur yang ada di luar daerah dan dirawat di sana,” tandasnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT