oleh

BPKP Rampungkan Audit Tipikor Labuhan Haji, Tersangka Dipastikan Lebih 1 Orang

banner 300500

Tim BPKP telah rampung memeriksa dokumen dan telah meminta klarifikasi 20 orang dalam dugaan kasus Tipikor kolam labuh Dermaga Labuhan Haji. Setelah hasil audit BPKP keluar, Kejari Lotim secepatnya akan menetapkan tersangka.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala Seksi Intelijen pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur, L. Moh. Rasyidi menyatakan tim audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB telah rampung memeriksa dokumen dan meminta klarifikasi dari pihak-pihak yang terkait dalam dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pembanguan kolam labuh di Dermaga Labuhan Haji.

“Tim dari BPKP telah selesai melakukan audit pada hari Jumat (16/07) kemarin, setelah dua pekan melakukan tugasnya,” kata dia Senin (19/07/2021).

Masih kata dia, selama dua pekan melakukan audit di Kejari Lotim, BPKP telah meminta klarifikasi 20 orang, di mana setiap harinya secara estafet dalam dua pekan, dimintai klarifikasi 2 orang. “Selain itu tim dari BPKP juga mencocokkan hasil klarifikasi dengan dokumen yang ada,” bebernya, seraya menyatakan jika pihaknya tidak bisa memastikan kapan hasil audit BPKP akan keluar, lantaran BPKP pun membutuhkan waktu dalam mendalami hal itu.

“Kami tidak bisa tentukan kapan, BPKP tentu butuh waktu juga untuk ekspose, karena BPKP pun kekurangan sumber daya,” ucapnya.

Dirinya juga mengatakan, untuk memperkuat bukti secara lebih faktual dalam kasus ini, pihak Kejari Lotim telah mengagendakan akan turun ke lokasi proyek mangkrak, yang telah mengakibatkan kerugian negara hingga milyaran itu. “Hari Jumat, kami dan Kasi Pidsus akan turun lapangan ke Labuhan Haji,” tegasnya.

Masih lanjutnya, yang jelas sesuai dengan prosedur yang ada, hasil audit BPKP akan dijadikan dasar bagi pihaknya dalam tindak lanjut kasus itu, dan setelah hasil audit keluar, secepatnya pihaknya akan menetapkan dan mengumumkan siapa tersangka dalam kasus tersebut.

“Segera nanti kita akan tetapkan tersangka, intinya tersangkanya itu lebih dari satu orang,” tandasnya. (Cr-Pin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT