oleh

Realisasi Program Lotim Berkembang Minim, Wabup Rumaksi Intruksi Bank Penyalur Kerja Optimal

banner 300500

Wabup Rumaksi memimpin rapat evaluasi Program Lotim Berkembang yang diikuti oleh seluruh stakeholder terkait dalam program itu. Dalam rapat itu diketahui beberapa kendala dalam realisasi program itu. Di tahun 2021, Wabup meminta bank penyalur untuk bekerja maksimal dalam verifikasi, karena Pemda telah mengalokasikan dana untuk percepatan realisasi program itu.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id Wakil Bupati Lotim H. Rumaksi SJ, SH, menggelar rapat evaluasi Program Lotim Berkembang. Rapat evaluasi itu dilakukan karena dari 5000 target peternak saat peluncurannya bulan September 2020 hingga Desember 2020 baru mencapai 999 peternak dengan jumlah kelompok sebanyak 192.

Rapat evaluasi yang dipimpin Wabup Rumaksi itu diikuti oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), BNI, BRI, OJK dan Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB di Ruang Rapat Utama I Kantor Bupati, Senin (22/02/2021).

Dalam rapat evaluasi itu, Wabup Rumaksi mengapresiasi semangat dan kinerja seluruh stakeholder, walaupun dinilai belum memuaskan. Wabup berharap pihak BNI dan BRI dapat bekerja secara optimal untuk melakukan verifikasi, sehingga program ini dapat segera dituntaskan tahun 2021.

Pada kesempatan itu, dipastikan Pemda akan menyiapkan dana Rp. 5 M untuk bantuan bunga KUR melalui Lotim Berkembang. Bahkan di tahun 2021 Pemda mengalokasikan Rp. 1 M, di antaranya akan diberikan kepada UMKM.

Wabup Rumaksi meyakini kelancaran program Lotim Berkembang, jika diiringi pembinaan oleh OPD akan dapat meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di Lotim.

Dalam proses rapat itu, diketahui sejumlah kendala penyebab masih rendahnya realisasi, diantaranya banyaknya masyarakat yang mengundurkan diri kendati kreditnya telah disetujui bank penyalur, belum sesuainya NIK pada e-KTP, adanya pinjaman di lembaga lain, termasuk pula tidak bersedianya masyarakat untuk memelihara ternak jantan. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT