oleh

MPR Gelar Sosialisasi 4 Pilar, Ini Aspirasi yang Disampaikan Para Guru

banner 300500

MPR-RI gelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada pengurus cabang PGRI Lotim. Diserap juga aspirasi para guru, jika beberapa mata pelajaran harus dikembalikan dalam sistem kurikulum. Agar sikap, dan cinta tanah air generasi muda tidak pudar di tengah arus globalisasi dan modernisme.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI gelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, red) yang ditujukan bagi 210 anggota pengurus cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Lombok Timur (Lotim).

Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan itu 5 anggota MPR-RI, salah satunya yakni Sukisman Azmy selaku anggota DPD-RI Dapil NTB.

Sukisman menuturkan, alasan PGRI (guru, red) menjadi sasaran sosialiasi, karena guru selain orang yang bertanggung jawab terhadap anak didik di sekolah, juga merupakan orang yang secara emosional juga dekat dengan masyarakat.

“Kenapa kita arahkan untuk guru, agar mereka langsung bisa menjabarkan ke anak didik mereka dan masyarakat tentunya,” katanya di Gedung Wanita Lotim, Selasa (25/05/2021) dan menyebut hanya kali ini 5 anggota MPR-RI hadir dalam sosialisasi 4 pilar.

Masih kata dia, selain alasan itu, pentingnya dilakukan sosialisasi 4 pilar kepada guru, sebab pada kurikulum saat ini, mata pelajaran Agama, Pancasila dan Kewarganegaraan kurang diejawantahkan.

Dari itu poin yang didapatkan dari para guru, dikatakannya, mata pelajaran itu dapat dimasukkan dan diberi porsi lebih pada kurikulum pembelajaran.

“Para guru berharap mata pelajaran Agama, Pancasila dan kewarganegaraan itu bisa masuk kembali di kurikulum,” sebut dia dan berharap anggota DPR-RI Komidi X yang hadir dapat menyerap aspirasi itu, termasuk juga terkait nasib dari guru honorer.

Setali tiga uang dengan apa yang disampaikan senator NTB itu, Ketua PGRI Lotim, Fathurrahman juga menyampaikan hal yang sama. Dia berharap anggota PGRI yang hadir dapat mensosialisasi kembali materi yang didapat tidak hanya bagi anak didik tapi juga kepada masyarakat.

“Dapat disosialisasikan lagi, agar bisa menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air bagi generasi muda,” harapnya.

Dari itu, dia mengatakan pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan Sukisman selaku anggota DPD-RI, agar kegiatan semacam ini dapat terus ditingkatkan. “Kedepan kami akan komunikasi lebih intensif dengan senator kita agar kegiatan ini dapat dilakukan rutin,” tuturnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT