oleh

Hadiri Undangan Maulid di Sembalun, Rumaksi Sosialisasikan Progam 10 Juta Sapi Pada Masyarakat

banner 300500

Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur (Lotim), H. Rumaksi SJ, S.H secara estafet menghadiri beberapa undangan maulid beberapa tempat, salah satunya undangan dari jama’ah Masjid Nurul Falah, Dusun Dayan Rurung, Desa Sembalun Bumbung.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Wabup Lotim, Rumaksi di saat kedatangannya menghadiri undangan itu, disambut oleh warga yang sudah menunggu kehadirannya. Sesampainya di lokasi acara, Ia langsung menuju lokasi acara beserta unsur Forkopimcam Kecamatan Sembalun dan Forkopimdes Desa Sembalun Bumbung.

Dalam sambutannya, Rumaksi memaparkan tiga progam yang saat ini tengah menjadi prioritas pihaknya, baik kapasitasnya sebagai Wakil Bupati Lotim dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) NTB.

Tiga progam yang disosialisasikan oleh Rumaksi itu adalah program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi peternak sapi yang diberi nama progam Lotim Berkembang, Internet Desa Pintar atau internet murah dan program penggemukan 10 juta sapi yang merupakan program dari HKTI NTB.

“Kita saat ini ada tiga program, yang ketiga program ini bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Pertama program KUR bagi peternak, program Lotim Berkembang, di sini sudah berjalan, kita harapkan bersama, agar terus berjalan dan berkembang, lalu akan ada program internet murah, dan yang kemarin sudah kita launching program 10 juta sapi dari HKTI,” kata Rumaksi ketika memberikan sambutannya, Kamis (05/11/2010).

Khusus untuk program penggemukan 10 juta sapi dari HKTI, Rumaksi memberikan penekanan khusus kepada khalayak yang hadir. Ia berharap agar masyarakat ikut serta dan mengambil bagian dalam program ini, sembari menjelaskan persyaratan untuk ikut serta dalam program penggemukan 10 juta sapi ini.

“Program 10 juta sapi ini sangat realistis, peternak akan diberi bibit sapi brahman dari Australia dengan bobot 300 Kg, dan digemukkan dalam jangka 3-bulan, berat lebihnya selama dipelihara murni 100 persen milik peternak,” ucapnya.

Sambungnya, skema mitra HKTI dalam program ini ada yang berbentuk perseorangan, kelompok dan pelibatan pondok pesantren. “Ada tiga bentuk di sini bagi peternak, pertama peternak perorangan, kedua kelompok baru nantinya setelahnya kita akan bersama pondok pesantren untuk kerjasamanya,” sebutnya.

Rumaksi juga menegaskan jika saat ini sudah ada kordinator di seluruh kecamatan yang bisa dihubungi oleh masyarakat untuk mendaftarkan diri. Ia juga mengingatkan, jika dalam program ini masyarakat tidak dibebankan biaya sedikitpun.

“Saat ini sudah ada kordinator di seluruh kecamatan, silahkan hubungi para kordinator, untuk mendaftar dan dikumpulkan berkasnya, dan ingat 1 rupiah pecah 1000 pun tidak ada biaya. Ini tolong dicatat,” tegasnya.

Mendengar paparan dari Rumaksi itu, jama’ah masjid dan masyarakat yang hadir nampak terkesan dan tertarik untuk serta dalam program yang telah dipaparkan, terutama progam penggemukan 10 juta sapi.

Terbukti, seorang warga setempat, H. Egi yang hadir di acara itu, ketika dimintai tanggapannya oleh media ini menyatakan tertarik dan akan segera mempersiapkan diri dan kelompoknya untuk mendaftar di kordinator kecamatan yang telah dijelaskan oleh Rumaksi.

“Alhamdulillah tadi kita dengar penjelasan dari Bapak Wakil Bupati Haji Rumaksi tentang program 10 juta sapi, tentu saya pribadi tertarik dan akan mendaftar ke kordinator, kami juga ada kelompok di sini, kita akan daftarkan juga. Semoga nanti prosesnya cepat dan kami warga di sini bisa cepat juga untuk mendapatkan program ini,” sebutnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT