Aktivis Muda NTB Ahmad Nasri Tawarkan Blueprint Masa Depan HMI Cabang Mataram Lewat Gagasan “HMI Futuristik”

 

MATARAM — Menyatakan kesiapan diri maju sebagai calon Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram Ahmad Nasri menawarkan gagasan besar bertajuk “HMI Futuristik”. Konsep ini ditawarkan sebagai kerangka gerakan strategis untuk membawa HMI lebih inklusif, berkemajuan, dan relevan menghadapi modernisasi serta laju perubahan sosial yang begitu dinamis.

Dalam keterangannya kepada corong rakyat, Ahmad Nasri menegaskan bahwa “HMI Futuristik” bukan hanya sekadar semboyan semata, melainkan sebuah blueprint ideologis dan organisatoris yang dirancang untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat jati diri HMI sebagai organisasi kader.

“HMI Futuristik adalah ikhtiar membentuk masa depan HMI secara ilmiah, teratur, dan berkemajuan, tanpa mencabut akar historis perjuangan keislaman dan keindonesiaan,” ujar Nasri.

Ia menuturkan bahwa gagasan tersebut berlandaskan pada penguatan nilai, ketajaman berpikir, kesiapan beradaptasi dengan teknologi, serta mendorong semangat membangun bersama dan kolaborasi kader HMI. Baginya, organisasi mahasiswa tidak cukup hanya bertahan, namun harus mampu menjadi pelopor, memimpin dan mengambil peran.

Ahmad Nasri menilai bahwa hambatan eksternal yang dihadapi HMI mulai dari perubahan sosial, tekanan ekonomi, disrupsi digital, hingga dinamika politik, hal ini menuntut organisasi untuk melakukan transformasi internal yang terencana dan terukur.

“Kita membutuhkan pembinaan kader yang terarah, pengelolaan organisasi yang modern, dan budaya intelektual yang kuat agar HMI tidak hanya hadir, tetapi berpengaruh dan berdampak,” lanjutnya.

Selanjutnya, Nasri mempertegas komitmennya untuk mengembangkan tata kelola organisasi yang transparan, berorientasi pada kaderisasi, serta memperluas ruang dialog antaranggota sebagai fondasi penguatan internal.

Konsep HMI Futuristik juga memposisikan identitas keislaman dan keindonesiaan sebagai pilar utama dalam seluruh desain gerakan. Menurut Ahmad Nasri, kemajuan tidak boleh mengorbankan nilai, dan inovasi tidak boleh menjauhkan kader dari akar ideologis HMI.

Pencalonan Ahmad Nasri ini diharapkan membawa angin segar dan menjadi energi baru dalam dinamika kepemimpinan HMI Cabang Mataram. Dengan menawarkan visi jangka panjang yang ilmiah serta terstruktur, ia ingin menjadikan HMI bukan hanya relevan hari ini, tetapi juga siap menyongsong masa depan serta mengawal peradaban.

Narasi Gagasan HMI Futuristik

Oleh : Ahmad Nasri

“HMI Futuristik” bukan sekadar semboyan, namun kerangka gerakan perjuangan organisasi yang menyatukan kekuatan nilai, ketajaman berpikir, kesiapan dan kecakapan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan semangat membangun bersama serta rasa kebersamaan anggota sebagai dasar untuk menghadapi tantangan zaman dan memastikan organisasi tetap relevan dalam lanskap  sosial, ekonomi, budaya dan politik yang senantiasa berubah.

Secara garis besar, ide ini menekankan bahwa masa depan HMI harus dibentuk melalui blueprint besar yang ilmiah, teratur, berkemajuan, dan berfokus pada pengembangan dan pembinaan organisasi, tanpa melupakan jati diri perjuangan dari nilai-nilai historisnya, yakni komitmen terhadap nilai keindonesiaan dan keislaman. Perlu adanya pengembangan dan pembinaan organisasi sebagai instrument dalam menghadapi tantangan eksternal yang di hadapi, dengan tidak melepas identitas historis perjuangan yakni Keislaman dan Keindonesiaan.