oleh

Tarawih Dibolehkan, Syaratnya Protokol Kesehatan Harus Ketat!

banner 300500

Memasuki bulan suci Ramadhan 1442 H, Pemda Lombok Timur memastikan jika kegiatan ibadah, seperti shalat tarawih diperbolehkan, namun harus dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, HM Juaini Taofik mengatakan jika aktivitas ibadah di bulan Ramadan boleh dilaksanakan seperti biasanya, tetapi harus dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Pun shalat tarawih dilaksanakan, laksanakan seperti salat Jum’at seperti biasa, seperti jaga jarak dan menggunakan masker. Pengurus masjid juga menyiapkan semisal handsanitizer,” katanya, Selasa (30/03/2021).

Dijelaskan Sekda, nantinya apabila terdapat masyarakat yang sakit agar melaksanakan ibadah di rumah dan tidak memaksakan diri beribadah di masjid. “Masyarakat yang punya gejala seperti flu maupun demam agar sebaiknya melaksanakan ibadah di rumah saja,” ujarnya.

Masih kata Sekda, masyarakat tidak boleh abai terhadap Covid-19, sebab tegasnya Covid-19 itu nyata-nyata ada dan mengancam jiwa. Dari itu paparnya, di tingkat desa nantinya akan diaktifkan posko Satgas Covid-19 tingkat desa.

Lanjutnya, apa yang disampaikan itu telah dikomunikasikan dengan Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi NTB, bahwa ibadah di bulan Ramadhan boleh dengan syarat penerapan protokol kesehatan ketat.

“Jangan katakan kita melarang orang beribadah dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun inilah cara negara dalam melindungi warganya,” tutupnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT