Sekda Lombok Timur Sampaikan Hal ini saat Buka Ajang O2SN

 

LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus menggencarkan pembentukan karakter unggul generasi muda melalui penanaman tujuh kebiasaan hebat anak Indonesia. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Lombok Timur saat membuka ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten yang berlangsung mulai 18 hingga 22 Mei 2026.

Tujuh kebiasaan hebat tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, belajar, bersosialisasi, dan tidur teratur. Menurut Sekda, kebiasaan ini sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden Republik Indonesia dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan kognitif, tetapi juga harus didukung kesehatan fisik dan karakter yang kuat,” tegas Sekda dalam sambutannya.

Ia secara khusus menitipkan pesan kepada para guru untuk terus menanamkan tujuh kebiasaan hebat tersebut kepada peserta didik di sekolah masing-masing. “Kami titip kepada bapak ibu guru untuk terus menanamkan tujuh kebiasaan hebat anak Indonesia kepada peserta didik,” ujarnya.

Sekda juga menekankan bahwa pelaksanaan O2SN bukan sekadar ajang mencari pemenang, melainkan sarana membentuk karakter siswa. “Tujuan O2SN bukan hanya mencari juara, tetapi bagaimana menumbuhkan karakter anak Indonesia hebat. Para juara tidak lahir secara instan, melainkan melalui ketekunan latihan, disiplin, daya saing, dan mentalitas yang baik,” katanya.

Ia mengajak seluruh pihak, mulai dari panitia, guru, official, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan O2SN. Kehadiran Ketua Harian KONI Lombok Timur, lanjut Sekda, menjadi bentuk perhatian terhadap pembinaan atlet usia dini. Menurutnya, peserta O2SN saat ini merupakan calon atlet potensial yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di masa mendatang.

Sekda juga menilai meningkatnya jumlah peserta dibanding tahun sebelumnya menunjukkan antusiasme siswa terhadap olahraga semakin baik. Ia berharap Lombok Timur mampu meningkatkan prestasi pada Porprov NTB 2026 yang akan digelar Juli mendatang. “Lombok Timur harus lebih baik dari waktu ke waktu. Mari kita sukseskan Porprov dan menjadi tuan rumah yang baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur, Agus Apandi, menjelaskan bahwa O2SN bertujuan mengembangkan talenta peserta didik di bidang olahraga, menumbuhkan jiwa sportivitas, kompetitif, rasa percaya diri, tanggung jawab, serta karakter unggul. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat solidaritas dan persahabatan antar peserta didik serta menyiapkan atlet berprestasi sejak usia dini.

Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi bulutangkis, senam, renang, pencak silat, panjat tebing, dan atletik. Kegiatan berlangsung di sejumlah venue berbeda, yakni Gedung Wanita untuk bulutangkis, GOR Sport Hall untuk senam, Rinjani Waterpark untuk renang, serta GOR Lalu Muslihin untuk cabang panjat tebing, pencak silat, dan atletik.

Bagi para juara disiapkan piagam penghargaan, medali, dan bantuan pembinaan. Khusus juara pertama akan mewakili Lombok Timur pada O2SN tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *