oleh

Sekda dan Kepala BPKAD Lotim Tidak Hadir, Rapat Evaluasi APBD 2020 Ditunda

banner 300500

DPRD Lotim menunda rapat evaluasi APBD tahun anggaran 2020. Penundaan itu terjadi karena Sekda dan Kepala BPKAD Lotim tidak hadir, serta laporan TAPD dianggap tidak lengkap oleh legislatif.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur (Lotim) menunda rapat evaluasi APBD tahun 2020. Penundaan rapat evaluasi itu disebabkan karena Sekertaris Daerah, Kepala BPKAD Lotim tidak hadir serta laporan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam rapat itu tidak lengkap.

Ketua DPRD Lotim, Murnan menyampaikan kondisi kas daerah belum memenuhi laporan yang dipaparkan, sementara masih ada asumsi-asumsi, melihat kondisi saat ini seharusnya sudah berakhir masa anggaran, maka dari itu laporannya tidak lengkap maka rapat ini ditunda,

“Rapat evaluasi APBD tahun 2020 ini, kita tunda dulu dan nanti kita lanjutkan pada pekan depan, insya allah pada hari rabu,” kata Murnan, Selasa (19/01/2021).

Lanjutnya, dari laporan yang dilaporkan oleh pilah TAPD, saat ini program fisik maupun non-fisik pada tahun 2020 yang belum dibayar itu sekitar 34 miliar, karena melihat kas daerah masih minim, yang kita harapkan nanti pada hari Rabu mendatang itu kita harap Sekda atau Kepala BPKAD hadir biar kita di DPRD bisa mengambil keputusan hutang daerah di pihak ketiga ini cepat dibayar, biar tidak mengganggu APBD tahun 2021.

Sementara itu Kepala Bidang Anggaran pada BPKAD Lotim, Mufachir menyampaikan rapat ini ditunda karna dewan minta Sekda dan Ketua BPKAD Lotim harus hadir, dan membawah data atau laporannya harus lengkap, maka dari itu rapat evaluasi hari ini ditunda.

“Rapat hari ini ditunda karna dewan minta pak Sekda dan kepala BPKAD harus hadir dan laporannya juga harus lengkap, sementara hari ini di jam yang sama Sekda menjalani tugas ke Mataram, sementara Kepala BPKAD menghadiri undangan kegiatan di Kejaksaan Negeri Lombok Timur,” tutupnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT