oleh

Refleksi HUT Lotim 126, Sektor Pariwisata Hingga Pertanian Disorot Formastim

banner 300500

Formastim gelar aksi demonstrasi sebagai refleksi HUT Lotim 126, beberapa sektor dikritisi, mulai dari pariwisata, pertanian hingga infrastruktur yang dinilai kurang maksimal.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Forum Mahasiswa Lombok Timur (Formastim) gelar mimbar bebas sebagai bentuk refleksi HUT Lotim yang ke 126 di depan kantor Bupati. Dalam tuntutannya, masa aksi menilai di usia 126 tahun, ternyata masih banyak kebobrokan yang nampak terlihat di Gumi Patuh Karya.

Koordinator Umum aksi, Ade Putra Kurniawan menjabarkan beberapa tuntutan yang dilayangkan kepada Pemda Lotim, salah satunya pada sektor pariwisata. Dikatakan, pemda harus mampu membangun infrastruktur yang layak, jangan sampai hanya mengunggulkan satu tempat kemudian melupakan destinasi wisata lainnya.

Karena sebagaimana diketahui, saat ini Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur telah resmi mewakili Indonesia dalam ajang lomba pariwisata desa tingkat internasional yang digelar oleh UNWTO. Namun Ade menyarankan agar Pemda jangan sampai tutup mata melihat destinasi wisata lainnya yang tersebar di Lotim.

“Sektor pariwisata yang baik itu adalah dengan membangun infrastruktur yang baik pula, untuk menopang perekonomian masyarakat yang ada di destinasi wisata setempat,” teriak Ade dalam orasinya, Rabu (01/09/2021).

Masih lanjut Ketua Formastim itu, Pemda Lotim saat ini masih lemah dalam pengelolaan dan penanganan sampah, hal itu dibuktikan dengan masih banyaknya tumpukan sampah yang belum mampu diakomodir oleh pemerintah. Sebab menurutnya, anggaran pengelolaan sampah saat ini begitu banyak, namun tidak dibarengi dengan tindakan yang nyata dari pemerintah.

Belum lagi pada sektor pertanian, para petani Lotim saat ini banyak merugi akibat dari benih yang disediakan sangat mahal, namun mahalnya harga benih itu tidak sesuai dengan harga hasil panen yang relatif rendah. “Jangan sampai petani dirugikan dengan benih yang sangat mahal, namun hasil panen yang harganya masih minim,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Ade juga menuntut agar Pemda Lotim serius menangani wilayah selatan, karena selama ini begitu banyak persoalan yang dialami oleh masyarakat di wilayah selatan Lotim. Dengan menggelontorkan anggaran yang fantastis di wilayah Lotim bagian selatan, dirinya meminta Pemda tidak menyia-nyiakan anggaran yang dinilai begitu besar

“Di wilayah selatan itu anggarannya 90 Milyar hanya untuk membangun saluran irigasi, jangan sampai itu disia-siakan,” ketusnya kesal.

Selain itu, Ia juga menyoroti infrastruktur jalan raya yang masih banyak belum bisa diperbaiki oleh pemerintah. Salah satunya jalan yang berada di Kecamatan Lenek yang menuju Balai Latihan Kerja (BLK) Internasional, faktanya hingga saat ini jalan tersebut masih belum mendapatkan sentuhan dari pemerintah.

“Jalan-jalan juga masih banyak yang jauh dari kata layak, contohnya jalan yang ada di Lenek itu, padahal di sana ada BLK Internasional namun sampai saat ini jalannya masih rusak dan masih banyak lagi jalan-jalan yang belum diperbaiki,” paparnya.

Terakhir, Ade menuturkan, persoalan yang harus ditangani serius oleh Pemda Lotim yakni mengenai peredaran Narkoba yang masih banyak merasuki masyarakat, terutama kaum kaula muda yang menjadi sasaran utama dari Narkoba tersebut.

“Peredaran Narkotika di Lotim sangat tinggi, sehingga kita minta pemerintah harus mampu meminimalisir peredaran narkoba ini. Dan kita minta bertemu untuk menyelesaikan masalah ini,” tegasnya.

Di tempat yang sama, salah satu orator masa aksi Arif Rahman Hakim menyoroti kinerja dari Dinas Perhubungan Lotim. Pasalnya beberapa jalan yang sudah dipasangani lampu lalu lintas, justru tidak difungsikan dengan baik, bahkan terkesan disia-siakan.

Contohnya lampu lalu lintas yang berada di jalan simpang empat Kecamatan Masbagik – Lotim, padahal jalan raya tersebut berkategori nasional. Namun hingga saat ini belum juga dipasangi lampu lalu lintas oleh pemerintah.

“Lampu merah yang berada di jalan nasional itu seharusnya di pasang, karena kalau tidak itu sangat membahayakan pengguna jalan. Karena banyak pengendara yang lalu-lalang disana,” sesal dia (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT