Di usia Lombok Timur yang akan beranjak 126 tahun, nyatanya tidak selaras dengan fasilitas untuk mencerdaskan anak bangsa, salah satu contohnya kondisi armada perpustakaan keliling yang reot dan terbatas dalam memberi layanan terbaik.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Menjelang hari jadi Kabupaten Lombok Timur yang 126 nyatanya masih menyimpan seklumit persoalan, salah satunya terkait dengan kondisi armada perpustakaan keliling milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Lombok Timur yang cukup memprihatinkan.
Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas DPK Lotim, Marwan dari 3 unit armada mobil perpustakaan keliling yang ada, hanya saru unit yang laik digunakan, di mana mobil itu merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Sementara dua unit lainnya yang merupakan armada yang diberikan oleh daerah tidak laik pakai, apalagi untuk bisa mengakses daerah terpencil, dua armada itu diakui kerap mogok dan terpaksa harus didorong oleh pegawai di saat tengah digunakan.
“Dua unit kurang lai pakai, dan malahan sering di dorong. Jadi kami sangat mengapresiasi rekan kami di perpustakaan keliling,” katanya Jumat (27/08/2021).
Dikatakan dia, dengan wilayah Lotim yang begitu luas yang terbagi pada 21 kecamatan dan 254 desa dan kelurahan dengan kondisi dan jumlah armada yang ada cukup memprihatinkan, apalagi jika dibandingkan dengan jumlah sasaran SD dan SMP yang jumlahnya ratusan, maka mutlak armada yang ada harus ditambah dan diperbaharui.
“Kami berharap kami ada tambahan unit untuk memberikan pelayanan bagi anak-anak kita,” imbuhnya.
Tapi tegasnya, sekalipun keadaannya fasilitas tidak laik dan terbatas, hal itu bukan merupakan hambatan bagi jajaran yang dipimpinnya untuk tetap memberikan pelayanan yang prima, apalagi memadamkan semangat pengabdian yang dimiliki. Bermacam cara pun dilakukan, agar pelayanan yang merupakan hak anak Lotim tetap berjalan.
“Kami tidak kalah cara, kami mensiasati dengan menggunakan mobil pribadi, karena kami merasa terpanggil untuk mencerdaskan anak bangsa,” tandas Marwan yang diamini Sekdisnya. (Cr-Pin)


