oleh

Petani Diimbau Jangan Tanam Tembakau

banner 300500

Memasuki musim tanam 2021, petani tembakau virginia diimbau tidak melakukan budidaya. Hal itu karena semua perusahaan dipastikan mengurangi kuota serapan yang signifikan, ditambah lagi dengan kondisi musim yang diprakirakan akan terjadi kemarau basah.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Memasuki musim tanam tembakau virginia tahun 2021, petani pembudidaya tampaknya akan berkutat oleh ketidakpastian. Pasalnya seperti yang disampaikan oleh Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Pertanian Lombok Timur, Marepudin dapat dipastikan jika semua perusahaan akan mengurangi target kuota serapannya, karena imbas dari kenaikan tarif cukai dan dampak dari Covid-19.

“Intinya rata-rata semua perusahaan besar itu mengurangi kuota pembeliannya. Hal itu disebabkan karena cukai rokok naik 12,5 persen, belum lagi dipengaruhi oleh Covid-19,” katanya, Senin (30/03/2021).

Masih kata Marepudin, pihaknya per tanggal (15/02) telah menyurati 25 perusahaan penyerap tembakau petani, guna diimbau untuk segera melampirkan target pembeliannya, tapi sampai saat ini baru satu perusahaan yang telah melaporkan target kuota serapannya.

“Hanya satu yang menjawab ke kami, hanya Djarum saja. Itu pun alami penurunan menjadi 2083 ton,” imbuhnya.

Atas ketidakpastian itu, dengan tegas Marepudin mengimbau kepada masyarakat, khusunya petani agar pada musim tanam ini tidak menanam tembakau, melainkan memilih komoditas lainnya. Karena terangnya, pada musim kemarau tahun ini, jika mengacu pada prakiraan BMKG, akan terjadi kemarau basah.

“Petani jangan tanam tembakau, tanamlah komoditi yang menguntungkan, karena tahun ini akan banyak air seperti yang diperkirakan BMKG. Tembakau tidak suka banyak air,” tutupnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT