oleh

Berantas Narkoba, Pemdes Darmasari dan BNNP NTB Bentuk Agen Pemulihan

banner 300500

Pemdes Darmasari terus berbenah dalam membangun citra positif desa bagi masyarakat luas. Setelah Pemdes lakukan langkah-langkah strategis guna meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat, kali ini Desa Darmasari dan BNNP NTB mempelopori terbentuknya Agen Pemulihan untuk berantas peredaran narkoba di desa itu.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Ikhtiar Pemerintah Desa (Pemdes) Darmasari dalam menjaga kondusifitas dan stabilitas wilayah dan masyarakat terus dilakukan. Kali ini Pemdes Darmasari menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB untuk memberantas peredaran narkoba di desa tersebut.

Kepala Desa Darmasari, Muksin menyampaikan, semenjak dirinya dilantik sebagai kepala desa, ia sudah mencium potensi dan bahaya laten narkoba bagi masyarakat desanya, karena desa tetangga dari desa yang dipimpinnya saat itu telah marak terjadi peredaran narkoba.

“Pada dasarnya, sejak kami dilantik kami melihat di desa-desa tetangga sudah terjadi, sehingga kami selaku kepala desa khawatir itu terjadi di Desa Darmasari. Jika kita tidak tanggap darurat dengan narkoba ini, maka suatu ancaman untuk generasi masa depan kita,” katanya, Sabtu (13/02/2021).

Lanjutnya, sejak tahun 2019 pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak BNNP NTB, dan sejak saat itu pihaknya terus melakukan pendekatan persuasif guna mengidentifikasi anggota masyarakat mana yang masih aktif menyalahgunakan narkoba dan tidak.

“Sejak tahun 2019 kami lakukan penyuluhan ke masyarakat, pendekatan ke tokoh-tokoh masyarakat sehingga teridentifikasi 20 orang eks dan pengguna aktif narkoba,” imbuhnya.

Tegas Muksin, setelah teridentifikasi 20 orang itu, komunikasi terus dibangun dengan semua pihak, dan pada (12/02) tim dari BNNP NTB dan BNNK Lotim menyambangi Desa Darmasari untuk memantau secara langsung keadaan senyatanya.

Dari itu terangnya, telah terbentuk Agen Pemulihan yang akan memberi atensi khusus bagi eks dan pengguna penyalahguna narkoba di Desa Darmasari.

“Bentuk kongkrit dari koordinasi kita dengan pihak itu adalah saat ini kita sudah membentuk Agen Pemulihan. Unsur Agen Pemulihan itu mulai dari Pak Camat, Kepala Puskesmas, Kapolsek, Danramil dan kami sendiri selaku Kepala Desa Darmasari,” tegasnya.

Ia juga menyatakan, menyikapi adanya 20 orang yang telah teridentifikasi, pihaknya mengaku siap mengupayakan langkah rehabilitasi bagi pecandu, dan bagi yang tidak lagi menjadi pecandu akan dilakukan pemberdayaan ekonomi melalui program yang ada di desa.

Atas apa yang telah dilakukan itu, Muksin berharap agar tidak ada lagi masyarakat Desa Darmasari yang terjerumus dalam kubangan narkoba, dan mengajak semua pihak terkait untuk memberantas peredaran narkoba.

“Harapan kami selaku kepala desa, mari kita bersama-sama, selangkah dan seayun berkerjasama, agar narkoba tidak ada lagi di Lombok Timur dan di Desa Darmasari khususnya,” tutupnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT