Sebagai desa wisata yang kini banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, tidak saja meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, namun disisi lain bahaya narkoba menjadi ancaman serius di desa Lendang Belo. Kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba dan isu kesehatan sosial sangat penting untuk dijaga.
Lombok Timur, Corongrakyat.co.id – Pemerintah Desa Lendang Belo bekerja sama dengan Polsek Montong Gading menggelar kegiatan sosialisasi terkait penyakit masyarakat, khususnya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan di aula kantor desa Lendang Belo pada Senin, 4 Agustus 2025.
Kapolsek Montong Gading, Ipda I Dewa Gede Billin B.Y., menegaskan pentingnya upaya preventif melalui edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda, mengenai bahaya narkoba.
“Ini agenda penting yang harus terus kami lakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak muda, tentang bahaya narkoba,” ujar Kapolsek kepada Corong Rakyat.
Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian juga telah melakukan sosialisasi serupa di sejumlah sekolah di wilayah hukum Polsek Montong Gading.
Di tempat terpisah, Sekretaris Desa Lendang Belo, Muhammad Kamran, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini telah berlangsung sejak sepekan terakhir. Selain isu narkoba, pihak desa juga menyampaikan informasi dan edukasi mengenai berbagai persoalan sosial lainnya.
“Kami tidak hanya fokus pada narkoba, tetapi juga mensosialisasikan program-program desa lainnya, seperti penanganan stunting, TBC, dan penyakit masyarakat lainnya,” jelas Kamran.
Ia menambahkan, sebagai desa wisata yang kini banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba dan isu kesehatan sosial sangat penting untuk dijaga.
“Banyak turis asing yang datang dan menginap di homestay milik warga. Ini sangat membantu perekonomian masyarakat, namun juga menuntut kesiapan kita menjaga lingkungan sosial yang sehat dan aman,” ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para pemuda dan pemudi Desa Lendang Belo. Pemerintah desa berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat semakin memahami dan waspada terhadap bahaya narkoba. (CR–Eko)






