oleh

Mencekam! Aksi KASTA NTB Dihadang Preman

banner 300500

 

Aksi demonstrasi DPD KASTA NTB Kota Mataram diciderai dengan dugaan intimidasi sekelompok preman. Aksi pun bubar, dan mengancam akan melakukan aksi jilid ll dengan massa lebih besar.

MATARAM, Corongrakyat.co.id- DPD KASTA NTB Kota Mataram bersama warga Lingkungan Bintaro Jaya gelar aksi demonstrasi di Kantor Kelurahan Bintaro. Demonstrasi itu dilakukan guna menuntut kejelasan hak atas tanah pemukiman warga di Lingkungan Bintaro yang telah ditempati berpuluh tahun lamanya, yang sampai saat ini tidak memiliki kejelasan status.

“Kami dari KASTA NTB mengadvokasi warga Lingkungan Bintaro Jaya atas kejelasan hak tanah yang mereka telah tempati lama, karena Lurah Bintaro Jaya kami nilai tidak serius atas persoalan ini,” kata Ketua DPD KASTA NTB Kota Mataram, M. Ali Syahbana.

Sayangnya, dalam demonstrasi itu, massa aksi dihalau oleh sekelompok orang yang diduga merupakan preman. Bahkan diakui, sempat terjadi intimidasi berupa pengancaman kepada massa aksi, dari orang yang diduga sebagai ketua dari kelompok tersebut, sementara aparat keamanan yang ada di lokasi malahan dinilai tidak kooperatif dalam memberikan ruang bagi massa aksi untuk bisa berdialog dengan Lurah Bintaro.

“Kami sudah minta baik-baik agar lurah mau keluar bertemu warganya, akan tetapi malah tidak mau dan kita dibenturkan dengan beberapa oknum yang patut kita duga preman, sementara aparat yang hadir tidak mau melerai antara kami dengan orang yang kami duga preman tersebut padahal kami terlibat cek-cok dan sempat bersitegang dengan mereka,” imbuh dia kecewa.

Dari itu, mewakili masyarakat, dirinya mendesak Walikota Mataram untuk segera bersikap dengan mengevaluasi kinerja atau bahkan langsung memberikan sanksi pemecatan kepada lurah yang dinilai tidak serius dalam menanggapi dan menangani permasalahan yang dialami oleh masyarakatnya.

“Kami minta Bapak Walikota memecat Lurah Bintaro, karena tidak mau memperhatikan dan menyelesaikan permasalahan masyarakat,” tegasnya.

Hal senada juga dilontarkan oleh salah seorang warga Lingkungan Bintaro Jaya, Munajap. Diteriakkan olehnya, sejak lama warga telah mencoba untuk berkoordinasi dengan pihak kelurahan, namun tidak pernah ada tindak lanjut, dari itu dengan nada marah dia menuntut untuk segera mungkin Walikota Mataram memecat lurah yang ia nilai tidak pro terhadap nasib masyarakat.

“Kami menuntut kejelasan atas tanah yang ditempati warga selama puluhan tahun, kami juga meminta kepada Wali Kota Mataram untuk mencopot Lurah Bintaro karena tidak mau meyelesaikan aduan masyarakat ini dengan segera sehingga patut kami duga lurah tersebut melalaikan kewajibannya kepada masyarakat,” ketusnya.

Karena dihalau dan tidak ada ruang untuk berdialog, massa aksi pun mengancam akan melakukan aksi jilid ll dengan massa yang lebih besar, dengan dukungan penuh dari seluruh jajaran DPP dan DPD KASTA NTB beserta masyarakat Lingkungan Bintaro Jaya. (Pin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT