oleh

Medan Terjal, Petugas Kesulitan Padamkan Api Bukit Anak Dara

banner 300500

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur (Lotim) dan pihak terkait saat ini masih berupaya maksimal untuk memadamkan api di Bukit Anak Dara. Upaya pemadaman sulit dilakukan sebab medan yang begitu terjal, sehingga petugas terkendala menjangkau titik api.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Upaya pemadaman api di Bukit Anak Dara yang terbakar sekitar pukul 14.00 Wita, Jum’at (13/11/2020) masih belum berhasil. Hal itu disebabkan medan yang begitu terjal bagi petugas untuk menjangkau titik kebakaran.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Lotim, Iwan Setiawan mengatakan, tim dari Pemadam Kebakaran (Damkar) dan sejumlah pihak sudah berupaya maksimal, dan saat ini masih mencari cara agar api yang menghanguskan padang savana di Bukit Anak Dara segera padam.

“Kita lagi berupaya dengan sangat serius untuk pemadaman api ini meskipun medannya sulit. Untuk pemadaman api di daerah ini tidak bisa dijangkau langsung oleh mobil, bukan seperti memadamkan rumah. Dan saat ini titik apinya sudah meluas. Meski demikian, sampai malam ini, mobil Damkar tetap disiagakan,” kata Iwan Setiawan, Jumat (13/11/2020).

Untuk memaksimalkan upaya pemadaman, agar api tidak meluas, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian, Balai TNGR termasul BPBD Provinsi NTB untuk bisa segera memadamkan api, sebab untuk memadamkan api di medan seperti itu dengan cepat, dibutuhkan teknologi canggih.

“Namun teknologi itu kita belum punya. Akan tetapi sampai saat ini kami terus berupaya mencari pola yang efektif memadamkan api. Kami sudah berkoordinasi juga dengan semua pihak, termasuk BPBD Provinsi dan besok kita akan turun melihat lokasi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, meski tim Damkar tidak mampu menjangkau namun armada dari BPBD tetap siap siaga. Kalau tidak ada solusi dengan pola yang cepat dalam memadamkan api, pihaknya akan menggunakan manual.

“Kita pakai pola lama dalam memadamkan api dengan menyemprotkan secara manual karena selain belum punya teknologi, kendaran kita kesulitan menjangkau lokasi,” tegasnya.

Terkait dengan kemungkinan terburuk, api meluas sampai ke rumah penduduk, pihaknya tidak bisa memastikan, meski pemukiman jauh dari Bukit Anak Dara.

“Kita tidak bisa prediksi, karena situasi alam terutama angin yang kencang, namun karena jauh dari rumah penduduk semoga tidak terjadi,” harapnya.

Ia juga berharap ada air hujan yang turun sehingga api cepat padam. “Kami minta kepada semua warga untuk berdoa agar malam ini, di wilayah Sembalun, khusunya Bukit Anak Dara diturunkan hujan lebat sehingga api segera padam,” harapnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT