oleh

Angin Puting Beliung dan Banjir Terjadi Bersamaan, BPBD Lotim Imbau Warga Waspada

banner 300500

Cuaca ekstrem melanda Lotim, hari ini bencana puting beliung terjadi di Dusun Batu Basong dan Banjir di Desa Gunung Malang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun 50 rumah warga alami kerusakan. Dari itu BPBD Lotim mengimbau masyarakat untuk tetap waspada beberapa hari mendatang.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Cuaca ekstrem melanda hampir sebagian wilayah Lombok Timur (Lotim) beberapa hari terakhir. Seperti yang terjadi di
Dusun Batu Basong Desa Suntalangu Kecamatan Suela dan Desa Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya hari ini, Senin (01/03/2021).

Di Dusun Basong, Desa Suntalangu Kecamatan Suela pada Pukul 14:30 WITA terjadi angin puting beliung, mendapat informasi dari masyarakat, Tim Reaksi Cepat Penaggulangan Bencana (TRC-PB) Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung menuju titik kejadian.

“Angin puting beliung terjadi di Dusun Batu Basong Pukul 14:30, setelah kita dapat informasi masyarakat, TRC-PB kita langsung bergerak ke lokasi,” kata Kabid Logistik dan Kedaruratan, BPBD Lotim, Iwan Setiawan.

Kemudian Lanjutnya, setelah di lokasi personel TRC-PB juga mendapatkan informasi jika di Desa Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya juga terjadi banjir luapan, yang kemudian personel langsung membagi tim untuk melakukan assessment.

“Pukul 16:30 personel kita menerima informasi pula bahwa telah terjadi banjir luapan di Desa Gunung Malang Pringgabaya, saat ini tim langsung bergerak cepat ke titik kedua,” tuturnya.

Adapun dampak dari angin puting beliung di Dusun Batu Basong mengakibatkan korban luka ringan dan 50 rumah warga mengalami rusak sedang.

“Dampaknya korban jiwa nihil, luka ringan 1 orang atas nama Inak Esah usia 70 tahun dan rumah warga alami rusak sedang sekitar 50 unit,” paparnya.

Lanjut Iwan, upaya yang telah dan sedang dilakukan oleh personel di lapangan adalah melakukan assessment, memberikan penanganan pertama kepada korban dan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat.

Masih kata Iwan saat ini kebutuhan mendesak yang harus diberikan kepada korban adalah perbaikan rumah warga yang rusak.

Dari dua bencana yang baru saja terjadi, dirinya berharap kepada masyarakat untuk mengurangi kegiatan di luar rumah dan selalu waspada, sebab cuaca ekstrem diprakirakan masih potensial terjadi di Lotim beberapa hari kedepan.

“Kami dari BPBD mengimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat ditimbulkan yaitu bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung serta dampak lainnya berupa sambaran petir dan pohon tumbang, karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi,” imbaunya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT