oleh

Gratiskan Itsbat Nikah di Sembalun Bumbung, Ini Alasan PA Selong!

banner 300500

Pengadilan Agama Selong gelar prodeo murni perkara itsbat nikah di Desa Sembalun Bumbung. Hal itu dilakukan guna memberi kepastian hukum, tertib administrasi dan mendekatkan pengadilan agama dengan masyarakat.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Pengadilan Agama (PA) Selong gelar prodeo murni (persidangan gratis, red) dengan perkara itsbat nikah di Desa Sembalun Bumbung. Ketua PA Selong, Hj. Mahmudah Hayati, S.Ag., M.H.I dalam kesempatan itu menegaskan jika kegiatan itu dilakukan untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, menciptakan tertib administrasi, di samping sebagai upaya untuk mendekatkan pengadilan agama dengan masyarakat.

“Intinya program ini dimaksudkan memberi kepastian hukum, tertib administrasi dan untuk mendekatkan pengadilan agama dengan masyarakat,” katanya di lokasi sidang itsbat nikah, Senin (04/10/2021).

Masih kata dia, di Desa Sembalun Bumbung total terdapat 384 perkara permohonan itsbat nikah yang disidangkan, dimana terdapat beberapa perkara yang ditolak ataupun digugurkan dengan alasan tidak sesuai rukun nikah dan adanya pasangan yang masih terikat status perkawinan dengan pasangan sebelumnya.

“Ada pemohon itsbat nikah yang masih terikat dengan status pernikahan sebelumnya. Karena ada yang cerai bawah tangan, di mana pada pernikahan sebelumnya memiliki buku nikah, tapi proses perceraiannya tidak diurus di pengadilan agama,” bebernya.

Sambung dia, kegiatan itu juga dimaksudkan untuk memberi edukasi kepada masyarakat. Jika satu-satunya bukti keabsahan dari sebuah ikatan pernikahan adalah buku nikah, di mana nantinya buku nikah itu menjadi syarat utama administrasi kependudukan keluarga dalam beberapa hal. ” Buku nikah itu syarat wajib untuk keperluan umroh, haji, sekolah dan urusan Adminduk keluarga. Jadi harus punya buku nikah, dan pernikahan bawah tangan atau siri tidak boleh ada lagi,” ujarnya.

Ditekankan dia juga, pihaknya nanti akan terus melaksanakan kegiatan serupa (prodeo murni, red) utamanya bagi masyarakat di desa-desa terluar yang terkendala oleh akses dan jarak yang relatif jauh dari PA Selong. Dari itu dia juga berharap, di tahun 2022 Pemda Lombok Timur mendukung pihaknya untuk melakukan sidang prodeo terpadu yang dibiayai oleh Pemda.

“Kami akan menginventarisir desa-desa yang dinilai jauh jaraknya dari pengadilan agama. Di samping juga kita berharap ada prodeo terpadu yang dibiayai oleh Pemda Lombok Timur, agar terwujud tertib administrasi di masyarakat,” harapnya.

Senada dengan apa yang ditekankan oleh Ketua PA Selong, Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy, M.M juga menyatakan hal senada, jika sangat penting bagi pasangan suami istri yang belum memiliki buku nikah untuk mengikuti proses itsbat nikah, sebab hal itu berkaitan dengan keabsahan pernahkan secara hukum negara (hukum positif, red) guna adanya kekuatan hukum yang membuat pasangan tersebut.

“Itsbat nikah ini sangat penting, karena itu memberikan kekuatan hukum bagi para pihak yang terlibat dalam sebuah pernikahan,” tekan Sukiman.

Bupati juga mengucapkan selamat kepada para pasangan yang mengikuti proses itu, dan berharap setelah melalui sidang itsbat nikah, masing-masing pasangan semakin memiliki ikatan yang kuat. Sebab kata dia, pernikahan tidak hanya diikat oleh hukum agama, melainkan diikat pula oleh hukum negara. “Saya berharap semua pasangan ikatannya semakin kuat, karena selain hukum agama, pernikahan juga diikat oleh hukum negara,” ucapnya.

Kepala Desa Sembalun Bumbung, Sunardi terkait dengan kegiatan fasilitasi itsbat nikah yang dilakukan oleh PA Agama Selong bagi masyarakat desanya mengucapkan terimakasih mendalam, sebab dikatakan dia, sebelum difasilitasi oleh PA Selong, hampir sebagian dari pasangan pernikahan di Desa Sembalun Bumbung tidak memiliki buku nikah.

“Kami atas nama pemerintah desa tentu mengucapkan terimakasih kepada Pengadilan Agama Selong. Kegiatan ini sangat membantu kami dan masyarakat umumnya dalam mewujudkan tertib administrasi,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Pengadilan Tinggi Agama Mataram, Dr. H. Empud Mahpudin, SH., M.H, Kepala SKPD terkait lingkup Pemda Lombok Timur, Camat Sembalun, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan dari beberapa unsur di sekitaran Kecamatan Sembalun. (Pin)