FWMO lakukan camping ground dan penanaman Pohon Gaharu di kawasan TNGR. Hal itu dilakukan sebagai bentuk upaya FWMO dalam menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Keluarga besar Forum Wartawan Media Online (FWMO) Kabupaten Lombok Timur menanam Pohon Gaharu di spot wisata camping ground Joben Ever Green yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Minggu, (03/06/2022).
Penanaman pohon Gaharu itu sebagai wujud dan kontribusi FWMO terhadap menjaga dan meningkatkan kelestarian lingkungan di Lombok Timur.
Ketua FWMO Lombok Timur, Syamsurrijal menyebutkan bahwa penanaman itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab FWMO terhadap keberlangsungan ekosistem lingkungan serta sebagai investasi bagi generasi yang akan datang.
Ia berharap, pohon tersebut tumbuh dengan dengan subur dan memberikan dampak yang baik bagi keberlangsungan kehidupan mahluk hidup.
“Ya kita berharap pohon-pohon ini bisa tumbuh dengan baik, agar bisa berkontribusi bagi anak cucu kita di masa yang akan datang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina FWMO Lotim melalui Sekretaris Widianto menyampaikan bahwa sebagai organisasi tempatnya berkumpul para jurnalis, FWMO tidak hanya fokus pada dunia tulis-menulis berita saja, melainkan juga meluangkan waktu untuk peduli dan berkontribusi terhadap lingkungan sekitar.
“Kita ingin FWMO tidak hanya menulis dan mengajak orang untuk menanam pohon, tetapi ikut langsung mengambil bagian dalam penanaman tersebut,” paparnya.
Kegiatan tersebut, lanjutnya, merupakan cara FWMO berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Pasalnya menurut dia, keberadaan pohon sangat penting dalam menyuplai debit air bagi keberlangsungan hidup.
Ia berharap, dengan adanya upaya kecil namun nyata yang dilakukan oleh FWMO tersebut dapat menjaga mata air terus mengalir dengan baik, agar keberlangsungan mahluk hidup tetap terjaga dan lestari.
”Seperti yanb kita tahu, air adalah sumber kehidupan. Kita berharap pohon itu tumbuh dengan baik sebagai warisan bagi anak cucu kelak,” tandasnya. (*)






