HMI Selong Berharap Pemerintah Perhatikan Generasi Milenial Terdampak Covid-19

Sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi milenial, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)  cabang Selong berharap Pemerintah Dareah (Pemda)  Lombok Timur memberikan perhatiaan juga kepada generasi milenial yang terdampak Covid-19

LOMBOK Timur,  Corongrakyat. co. id -Pandemi corona atau covid 19 yang meluluh lantahkan tatanan bumi. jika  meminjam bahasa petinggi sunda empire yang belakangan ini membuat masyarakat dunia terancam keselamatannya membuat hampir seluruh Negara di Dunia menerapkan sistem darurat di masing-masing Negaranya.

Ketua Umum (Ketum)  HMI cabang Selong,  Ahwal Usri Yusro Menuturkan, Ada puluhan bahkan ribuan warga yang sudah menjadi korban jiwa akibat virus corona atau covid 19 ini. Khususnya di indonesia pemerintah sudah menghitung- hitung kerugian ekonomi yang diakibatkan oleh mencekamnya situasi saat-saat ini.

Ahwal menambahkan,  beberapa hari belakangan ini muncul kebijakan pemerintah memberikan diskon kepada penggunaan listrik dan bahkan ada kelompok masyarakat yang di gratiskan selama tiga bulan.

Secara umum pemerintah pusat sampai pemerintah Daerah hanya menyebut masyatakan ekonomi menengah ke bawah yang harus di perhatikan dan di bantu perekonomian mereka selama ada himbauan berdiam diri dirumah saja (stay at home).

“Dari sekian kebijakan yang  telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat hingga pemerintah Daerah belum ada kebijakan yang spesipik  soal bagaimana pemerintah memberikan perhatian untuk pemuda atau sebut saja kaum milenial, yang notabenenya mempunyai pengeluaran tetap tanpa penghasilan,” Pungkas Ketum HMI itu. 07/04.

Lebih jauh Ketum organisasi Hijau hitam itu mengatakan,  Hal ini tentu saja perlu di perhatikan oleh pemerintah mengingat pemuda adalah jumlah penduduk dengan persentasi tersbesar indonesia.

Ia berharap pemerintah Daerah dalam hal ini Pemda Lombok Timur perlu memperhatikan generasi milenial yang terdampak virus corona (Covid-19

“Terdampak dalam artian terganggu aktivitasnya karena harus diam dirumah atau hal-hal lain yang membuat soal-soal kesejahteraan mereka secara ekonomi terganggu,” Tutup Ahwal. (CR-Wenk).