oleh

Gelar Silaturahmi, Bupati Harap KAHMI Jadi Perekat Sosial di tengah Pandemi

banner 300500

MD KAHMI Lotim gelar silaturahmi dan doa bersama dengan Bupati Sukiman. Pada acara itu Bupati berharap KAHMI menjadi media perekat ikatan sosial masyarakat, dalam mengahadapi beberapa persoalan, utamanya di tengah Pandemi Covid-19 saat ini

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Lombok Timur (Lotim) gelar silaturahmi dan doa bersama dengan Bupati Lotim, Sukiman Azmy. Acara itu dilaksanakan di pendopo, dengan mengangkat tema “Merawat Ukuwah di tengah Pandemi.

Acara yang berlangsung khidmat itu sendiri dihadiri oleh puluhan anggota KAHMI dan kader HMI Cabang Selong itu, Bupati Sukiman menjabarkan beberapa hal yang menjadi persoalan terkait dengan potensi bencana di Lotim, utamanya terkait dengan dampak Pandemi Covid-19 bagi masyarakat saat ini.

Dari itu Sukiman berharap kepada semua elemen untuk bersinergi, terutama KAHMI dengan basis modal sosial dan jaringannya untuk dapat memberi andil bagi sosial kemasyarakatan, tapi tetap tidak mengeleminir fungsi kontrol yang dijalankan konsisten oleh KAHMI dan HMI selama ini.

“Era reformasi ini setiap kebijakan harus dikritisi, dan saya ingin KAHMI dan HMI menjadi kontrol dari setiap kebijakan, tapi tentu dengan cara-cara yang wajar,” katanya, Kamis, (28/01/2021).

Sukiman juga menyampaikan agar KAHMI menjadi bagian dari lokomotif penggerak solidaritas sosial masyarakat, terlebih di saat bencana dan dampak dari Pandemi Covid-19 pada sendi-sendi kehidupan masyarakat.

“Negeri ini disebut ring of fire, tempat gudangnya musibah, mulai dari gempa bumi, banjir dan tanah longsor. Sekarang Pandemi Covid-19 yang justru tidak hanya menyerang fisik tapi juga aspek psikologis, KAHMI kita harapkan menjadi benteng dan perekat ikatan sosial, dan sudah tentu KAHMI menjadi terdepan mengambil bagian untuk mendisiplinkan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan,” harapnya.

Sementara itu Presidium MD KAHMI Lotim, Saparudin dalam kesempatan itu menyampaikan, KAHMI dan HMI sejak keberadaannya di Lotim sejak tahun 2000 silam tetap menjadi mitra konstruktif pemerintah dalam setiap hal.

“Sejak awal kita hadir menjadi mitra konstruktif pemerintah. KAHMI senantiasa berusaha untuk hadir sebagai jembatan antara masyarakat dengan pemerintah, seperti contoh pada beberapa bencana di daerah ini, KAHMI berusaha menjadi terdepan,” tuturnya.

Di lain sisi terangnya, KAHMI merupakan wadah untuk merealisasi tujuan ber-HMI, terutama pencipta dan pengabdi melalui lembaga-lembaga sosial dan pendidikan yang eksistensinya tidak diragukan.

Sambungnya, saat ini KAHMI tengah membangun pondasi ekonomi syariah dengan mendirikan Baitul Mal Insan Cita, dari itu ia berharap segenap alumni untuk mendukung lembaga yang baru didirikan itu, guna menciptakan kemandirian dan sumbangsih bagi masyarakat.

“KAHMI saat ini tengah berusaha menciptakan ekonomi syariah.1,5 tahun yang lalu sudah berdiri Baitul Mal Insan Cita. Lokasinya saat ini di samping pasar Masbagik. Kami berharap Bupati memberikan motivasi untuk kita, agar semua alumni menginvestasikan modalnya di Baitul Mal Insan Cita,” tegasnya.

Dirinya juga berpesan kepada seluruh alumni yang menempati beberapa jenjang karir dan profesi untuk menghimpun diri serta menjadi kekuatan yang bisa menciptakan perubahan menuju lebih baik.

“Terakhir saya berpesan kepada semua alumni yang saat ini berkarir di semua profesi untuk menghimpun diri dan menjadi bagian dari perubahan yang lebih baik,” tutupnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT