oleh

SK Tanggap Darurat Kekeringan Diketok Bupati, BPBD Lotim Siap Bertindak

banner 300500

 

BPBD Lotim siap mengkoordinir OPD dan instansi terkait untuk menanggulangi dampak bencana kekeringan, di mana hal itu baru bisa dilakukan setelah Bupati menetapkan SK tanggap darurat.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Musim kemarau ekstrem sudah mulai terjadi di sebagian wilayah yang dibelah oleh garis Khatulistiwa, salah satu daerah yang terancam kemarau ekstrem ini adalah Lombok Timur. Dari itu OPD terkait yang membidangi penanganan dari dampak itu siap untuk melakukan intervensi lebih lanjut.

Dikatakan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur, Iwan Setiawan saat ini status penanganan kekeringan di Lotim masih siaga, dari itu sebelum Bupati menetapkan SK tanggap darurat, maka penanganannya masih di OPD terkait, dalam hal ini Dinas Damkar-mat.

“Fakta lapangan menunjukkan masih berstatus siaga dan saat ini masih terkontrol di Kecamatan Jerowaru, dan belum meluas. Dari itu ditangani oleh dinas terkait,” katanya (24/08/2021).

Masih lanjutnya, di Kecamatan Jerowaru pun baru 6 desa yang terdampak, sebab dikatakan dia tim dari BPBD pun tetap melakukan assessment pada daerah yang kerap diterpa bencana kekeringan. “Tim yang ada tetap lakukan assessment di lokasi-lokasi yang telah dipetakan,” imbuhnya.

Lanjut dia, baru bisa dikatakan darurat apabila di suatu wilayah (kecamatan, red) yang ada sepertiga luas dan jumlah masyarakatnya terdampak luas oleh bencana kekeringan. Dengan dasar itulah baru kemudian status tanggap darurat diberlakukan.

Dari itu ditambahkan dia, jika nantinya status tanggap darurat ditetapkan maka pihaknya (BPBD, red) secara otomatis akan mengkoordinir OPD dan institusi terkait baik di tingkat Lotim dan NTB guna melakukan penanggulangan yang lebih masif, utamanya terkait dengan armada dan personelnya.

“Kalau terjadi tanggap darurat, kita dan stakeholder terkait sudah siapkan armada untuk di standby melakukan penanggulangan,” sebutnya dan menyatakan berdasarkan prakiraan puncak musim kemarau akan terjadi di Lotim pada bulan Oktober dan November. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT