oleh

Polres Lotim Gelar Rakor Persiapan Pelaksanaan Pilkades

banner 300500

Kapolres Lombok Timur AKBP Tungggul Sinatrio, S.I.K, M.H didampingi Wakapolres Kompol Agung Asmara, S.IK., M.IK, melaksanakan Virtual Zoom meeting bersama panitia dan calon kepala desa dalam rangka kesiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak tahap III tahun 2021, Sabtu (17/07/21).

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kegiatan tersebut dimulai Pukul 09.55 Wita berlangsung di Ruang Rupatama Polres Lombok Timur. Turut hadir Pejabat Utama, Kapolsek Jajaran, tuan guru, Ketua I PDNW Drs H. Azharul Lail, M.Pdi, Perwakilan Pengurus NWDI TGH Mursidin, Wakil Lakpesdem NU Lotim Alwi, S.Pd, Ketua pemudah Muhamadiyah Lotim Nursyan Maidi Selamet, S.Ps.I, serta seluruh panitia Pilkades dan calon kepala desa dari 29 desa.

Dalam kesempatan itu Kapolres Lotim menyampaikan tujuan dipilihnya kepala desa sebagai pelayan masyarakat guna kemaslahatan dan menjadikan semua dimuliakan oleh Allah SWT.

Dia berpesan bagi para calon kepala desa, Agar menjadi calon kades yang cerdas, taati peraturan yang telah ditentukan dan jangan melakukan pelanggaran – pelanggaran selama terlaksananya perhelatan Pilkades serentak.

“Ingat pada saat melaksanakan kampanye maksimal 50 orang yang bisa berkumpul atau hadir dalam kesempatan tersebut dan peraturan itu harus dipatuhi oleh para calon kades dan tim sukses, jika kita membahas kampanye saat ini sebenarnya sudah terlambat, karena saat ini masyarakat sudah cerdas dan pandai, sehingga kami sarankan sebaiknya kampanye menggunakan media sosial dan tidak menggunakan tatap muka karena dapat menimbulkan kerumunan,” pesennya.

Lanjutnya, “kami akan memberikan penghargaan kepada calon-calon yang mematuhi aturan, hal ini kami lakukan sebagai bentuk apresiasi karena telah melaksanakan pilkades dengan baik dan sesuai aturan yang telah ditentukan,” terangnya.

Sementara itu Kasatareskrim Polres Lotim, IPTU Muhammad Fazri, S.Tr. menyampaikan dalam pelaksanaan Pilkades dibentuk pengawas di tingkat kecamatan dan sub panitia, semua itu memiliki peran masing-masing, jika ada permasalahan Pilkades maka bisa disampaiakan kepada pengawas tingkat kecamatan, dan jika tidak ada titik temu maka akan di bahas di tingkat kabupaten,” jelasnya.

Lebih lanjut Fajri menerangkan jika terdapat keberatan terhadap hasil pemilihan paling lambat di sampaikan 3 hari setelah penetapan dan hanya berkenaan dengan hasil, kemudian jika ada sengketa maka maksimal 30 hari untuk penetapan, sehingga keputusan bupati sifatnya final dan mengikat.

Sebelum mengakhiri ulasannya terkait peraturan-peraturan penyelenggaraan Pilkades, Fajri membeberkan Beberapa bentuk pelanggaran dan sanksi yang dapat diberikan yakni teguran lisan, tegutan tertulis I, teguran tertulis II hingga diskualifikasi sebagai calon kades, dalam kesempatan tersebut Fajri juga mengungkapkan beberapa potensi tindak pidana yang mungkin terjadi pada Pilkades, yaitu pemalsuan surat suara, pengancaman Pasal 146 KUHP, provokasi pasal 160 KUHP, perjudian pasal 303 KUHP.

Sambungan, secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang pasal 170 KUHP, penganiayaan pasal 351 KUHP, pengerusakan pasal 406 KUHP, penghinaan pasal 310 KUHP, money politik pasal 149 KUHP, pencemaran nama baik melalui media elektronik dan beberapa pelanggaran lain,* bebernya.

Sementara itu Wakapolres menyampaikan kepada para calon Kades bahwa sebagai calon harus siap menang dan siap kalah, untuk para panitia Pilkades, hendaklah bersifat netral, lakukan sosialisasi aturan secara masif sehingga dapat di ketahui oleh calon kades maupun masyarakat, untuk para Bhabinkamtimas agar menekankan kepada pendukung dan calon agar memehami aturan pidana yang membayangi jika terjadi pelanggaran, hal ini perlu juga disampaikan guna meminimalisir pelanggaran-pelanggaran dan kecurangan yang dapat menciderai jalannya Pilkades dan sebagai salah satu upaya kita untuk meminimalisir gangguan Kamtibmas.

Selain itu Wakapolres juga memerintahkan kepada para Kanit Reskrim Polsek jajaran agar Melaksanakan patroli cyber dan menampung keluhan dari masyarakt kemudian di laporkan ke Polres,” pintanya.

Senada dengan Kapolres Lotim, Kabag Ops Polres Lotim, Kompol Eko Mulyadi menyampaikan kemarin telah dilaksanakn penyampaian visi misi dan telah di laksananan dengan maksimal, tanggal 19, 21 dan 22 adalah masa kampanye agar pelaksanaanya tidak melakukan pelanggaran Protokol Covid-19 dan pada tanggal 25 sampai dengan 27 adalah masa tenang sehingga harapannya tidak ada kegiatan yang dilakukan oleh calon Kades maupun pendukungnya.

Lebih Lanjut Kabag Ops menerangkan bahwa Tangggal 28 adalah pemungutan suara dilanjutkan pada tanggal 29 yang merupakan Pleno penetapan kepala desa terpilih.
Guna mengantisipasi hal yang tidak kita inginkan maka kami meminta kepada panitia desa agar mendeklarasikan para calon Kades untuk siap kalah dan siap menang dan hal itu bisa di lakukan di tingkat Desa maupun Kecamatan.

Melalui Virtual Zoom, Sekda Lotim Drs. H. M. Juaini Taufik menyampaikan hendaknya Bersyukur atas terselenggaranya kegiatan yang di inisiasi Kapolres Lotim ini, karena saat ini kita masih dalam situasi pandemi dan keterbatasan anggaran, sehingga mengucapkan terima kepada Kapolres Lotim dan jajaran karena dengan terselenggaranya kegiatan ini hal-hal yang kita khawatirkan terjadi, khususnya gangguan Kamtibmas dapat terminimalisir,” terangnya.

Lebih lanjut Sekda menyampaikan terkait penyampaian Kasat Reskrim bahwa kita sudah punya aturan main baik perda maupun secara hukum karena sudah di atur dalam KUHP, standar teknis, sejak hari kemarin telah melakukan Bintek kepada petugas pemilihan, logistik Pilkades yang sudah didrop oleh panitia kabupaten berupa kotak suara 390, 1521 bantalan, 1528 bilik suara, ini adalah barang publik yang jika di rusak maka ada ancaman yang akan diterapkan kepada pelakunya.
Ada 4 tahapan penting dalam pelaksanaan pilkades antara lain persiapan, pencalonan, pemilihan dan penetapan agar calon Kades tidak merayakan secara berlebihan jika belum ditetapkan oleh panitia kalah dan menangnya, karena sejatinya masih ada masa keberatan pada calon-calon yang tidak puas dengan hasil rekapitulasi suara.

Setelah pelaksanaan kampanye maka ada hari tenang dan harapannya panitia pemilihan bekerja untuk mendistribusikan logistik pilkades dengan baik sesuai aturan yang telah ditentukan

TGH. Ahmad Masyur Sulaiman antra selaku perwakilan tuan guru yang ada di Lotim menyampaikan insya Allah Pilkades berjalan aman, karena masyarakat selalu merapat kepada pemerintah, dan pemerintah meresponnya dengan turun kelapangan, kita semua menyadari bahwa pemerintah terutama Kapolres yang sering turun bersama tuan guru, itu merupakan fakta bukan hal yang dibuat-buat.

Sementara itu dalam kegiatan yang sama Perwakilan dari ketua I PDNW TGH. Mursidin menyatakan bahwa akan mendukung kebijakan Kapolres Lotim, karena yang dilakukan adalah untuk kemaslahatan bersama, lebih lanjut TGH Mursidin mengatakan, Wasiat dari Nabi Muhammdad SAW yaitu, suatu kebenaran yang tidak di tata dengan baik maka bisa di hapus, Kepada panitia agar terapkan kejujuan karena itu akan membawa ke hal yang baik dan itu yang akan menyelamatkan kita di dunia dan akhirat kelak, sebagai penutup dari TGH Mursidin, para calon Kades agar menghindari money politik karena amanah baginda rasul ialah siapa yang menyogok dan yang di sogok kedua-duanya berada dalam api neraka.

Selain Penyampaian dukungan dari Ketua I PDNW dukungan Kepada Polres Lotim juga datang dari Wakil Lakpesdem NU Lotim Alwi, S.Pd dan Ketua Pemuda Muhamadiyah Lotim Nursyan Maidi Selamet, S.Ps.I, karena semua menginginkan kedamaian, ketentraman dengan jalannya Pilkades serentak sesuai dengan aturan yang telah ditentukan.

Sebelum kegiatan berakhir Kapolres kembali menyampaikan Sebelum pelaksanaan pilkades akan Polres Lotim akan melakukan upaya cipta kondisi dengan melakuan Razia miras dan sajam, serta meminta bantuan dan dukungan agar tidak ada trik cukong pada pelaksanaan Pilkades.

Sesuai UU Kepolisian bahwa Polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Berdasarkan peraturan perundang-undangan dan konsep hukum, kami mengajak para tokoh masyarakat, organisasi, LSM agar menjadikan Lotim menjadi daerah yang aman dan terkendali, pungkasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT