oleh

PKS dan NasDem Jajaki Koalisi Linier di NTB, Murnan: DPD PKS Lotim Sesuai Instruksi!

banner 300500

 

Saling sambut pesan politik antar fungsionaris DPP PKS dan NasDem untuk berkoalisi linier pada Pilkada nanti di NTB beberapa hari lalu menjadi menarik. Salah satu tanggapan datang dari DPC PKS Lotim. Ditegaskan DPD akan patuh terhadap instruksi DPP.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Pasca acara pelantikan jajaran kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi NTB oleh DPP NasDem pada (01/11) lalu, terdapat pesan politik antar elit yang menarik, dan sudah barang tentu hal itu pertanda jika komunikasi dan dinamika politik di NTB akan semakin cair.

Seperti pesan yang disampaikan oleh fungsionaris DPP PKS yang juga saat ini menjabat Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah misalnya. Di atas podium, ia menyatakan jika NasDem NTB beruntung mendapatkan sosok Siti Rohmi Djalilah menjadi nahkoda baru NasDem di NTB, dan berseloroh pada Pilkada mendatang, PKS dan NasDem akan berkoalisi linier pada jenjang Pilkada Gubernur dan Bupati di NTB dan NTT.

“Manifesto politik NasDem adalah kebersamaan. Kalau tidak ada aral melintang, maka NasDem dan PKS akan linier berkoalisi di NTB,” kata sosok yang saat ini menjabat Ketua Badan Pembinaan Kepemimpinan Daerah DPP PKS itu.

Nyatanya, pesan yang diumpankan Dr Zul itu ditanggapi oleh Wakil Ketua Umum DPP NasDem, Ahmad M. Ali, menurutnya koalisi antara PKS dan NasDem adalah salah satu opsi strategis untuk menjadikan NasDem sebagai partai besar di NTB, terlebih jika formula kader PKS dan NasDem terbukti mampu mensejahterakan rakyat dan memajukan daerah, maka dikatakan dia koalisi linier di tingkat provinsi dan kabupaten adalah pilihan yang realistis.

“Rencana NasDem dan PKS untuk berkoalisi di provinsi dan kabupaten pada Pilkada 2024. Insya Allah kita siap, sepanjang itu untuk kepentingan rakyat dan bangsa, maka NasDem siap melakukan itu dengan siapapun, termasuk dengan PKS,” cetusnya.

Menindaklanjuti itu, ditemui seusai Rapat Paripurna, Ketua DPD PKS Lombok Timur, Murnan menegaskan pihaknya di tingkat DPD tentu akan mengikuti instruksi DPP, kendati diakuinya sampai saat ini belum terbangun komunikasi politik yang lebih komprehensif dan strategis terkait wacana koalisi linier antara PKS dan NasDem di NTB.

“Kami di DPD Lombok Timur tetap sesuai instruksi, tapi sampai saat ini belum dibangun komunikasi, nanti setelah dibangun komunikasi, kita akan berstetmen resmi,” ucapnya

Masih lanjut Ketua DPRD Lombok Timur itu, adapun rencana dan langkah politik partainya kedepan, sudah pasti akan berpatokan pada hasil pemilihan legislatif 2024, sebab hasil dari Pileg akan menjadi ambang batas dan menentukan peta politik di daerah. Di mana nantinya peta yang telah terbentuk itu, akan dijadikan acuan oleh partainya mengusung kandidat Pilkada, termasuk dengan partai mana yang akan diajak berkoalisi.

“Yang menentukan koalisi tentu hasil Pileg 2024. Untuk kita berkoalisi dengan NasDem, saya kira itu juga opsi. Bisa bisa saja,” tandasnya. (Pin)

BERITA TERKAIT