oleh

Senada! Sukiman dan HDP: Kedatangan Sandi Jangan Dikritisi

banner 300500

 

Bupati Sukiman dan Daeng Paelori senada, mengimbau semua pihak menahan diri terkait Desa Tetebatu yang tidak dikunjungi Sandi. Dua sosok itu pun berpesan, jika kedatangan Sandi patut disyukuri.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kunjungan kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf RI) Sandiaga Salahuddin Uno di Lombok Timur, Jumat (05/11) menuai tanggapan kritik dari para pelaku wisata dan Ketua BPPD Lombok Timur, karena tidak memasukkan Desa Tetebatu ke dalam daftar kunjungan.

Terkait dengan polemik itu, Bupati Lotim, Sukiman Azmy dan Wakil Ketua DPRD Lotim dari Fraksi Partai Golkar, Daeng Paelori meminta semua pihak yang mengkritisi kedatangan Menteri Sandi untuk lebih bijak menyikapi hal itu, karena Kunker Sandi kali ini dikatakan fokus untuk meninjau progres capaian vaksinasi di Lotim guna mempercepat herd immunity (kekebalan kelompok, red) di Lotim.

“Kita tidak boleh mempermasalahkan kedatangan beliau, karena beliau punya agenda khusus. Agenda khususnya itu untuk melihat progres vaksinasi, kalau tidak fokus vaksin bagaimana orang bisa datang ke Tetebatu,” tegas Sukiman, Rabu (03/11/2021).

Masih kata Sukiman, jika herd immunity telah terbentuk, maka kunjungan wisatawan ke Lotim akan meningkat, dan pasti hal itu akan membangkitkan pariwisata daerah bangkit dari mati surinya sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

“Sekarang mari kita sambut beliau, bahkan kalau dibutuhkan mari kita fasilitasi” imbuhnya.

Sambung Sukiman, narasi terkait kekhawatiran terhadap nasib Desa Tetebatu dalam ajang kontestasi desa wisata terbaik dunia yang dihelat oleh UNWTO tidak perlu dirisaukan, karena persiapan dan upaya maksimal telah dilakukan oleh Menteri Sandi, di samping juga masih ada waktu untuk melakukan persiapan semaksimal mungkin. “Tetebatu akan diumumkan menjadi juara, pada akhir November atau awal Desember. Artinya Masih ada waktu,” sebutnya.

Hal senada disampaikan oleh Daeng Paelori, menurutnya semestinya kita harus bersyukur dengan kedatangan Menteri Sandi, tidak malah membangun narasi yang tidak produktif, karena disampaikan dia, dengan datangnya Sandi pasti akan menimbulkan dampak positif bagi daerah, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan infrastruktur pendukungnya.

“Kita harus bersyukur ada pejabat pusat yang datang ke daerah kita, karena akan berdampak positif terhadap Lombok Timur,” ungkapnya di ruang kerja.

Lanjut politisi senior Golkar Lotim itu, pejabat sekelas menteri dalam setiap agenda kunker pasti memiliki basis orientasi realistis, sehingga memilih titik mana yang akan dikunjungi. Begitu pun kenapa Labuhan Haji dipilih, selain untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi, harus diingat juga kata dia, Labuhan Haji adalah destinasi wisata bahari yang melegenda bagi masyarakat Lotim, dan seperti diketahui bersama kawasan wisata Pantai Labuhan Haji saat ini butuh perhatian lebih, khususnya untuk pembenahan kawasan itu.

“Kita berharap kedatangan menteri akan ada program untuk daerah, utamanya pembenahan dan penataan pariwisata di Labuhan Haji. Dan itu akan berdampak positif bagi Lombok Timur,” tegasnya.

Sebelumnya, tanggapan bernada kecewa menyeruak dari pelaku wisata dan Ketua BPPD Lotim, karena Sandi tidak menjadikan Desa Tetebatu sebagai titik kunjungan, padahal pelaku wisata itu berharap Sandi dapat secara langsung melihat progres persiapan Desa Tetebatu secara langsung, menjelang pengumuman desa wisata terbaik dunia yang dihelat oleh UNWTO dalam waktu dekat ini.

“Setidaknya Pak Menteri tahu betapa pesat perkembangan kepariwisataan di Desa Wisata Tetebatu yang dia ajukan sendiri mengikuti lomba tingkat dunia, UNWTO tersebut,’’ kata Ketua BPPD Lotim, Nursandi. (Pin)

BERITA TERKAIT