oleh

Pemuda Pancor Bersatu Desak Bupati Sikapi Keberadaan Central Buah

banner 300500

Asosiasi pedagang buah memprotes keberadaan gerai central buah, lantaran dianggap mematikan usaha mereka. Diketahui dari 3 gerai yang ada, hanya 1 yang berizin, dari itu diharap kebijakan Bupati pro terhadap pedagang lokal.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Pedagang buah di Kecamatan Selong yang tergabung dalam asosiasi pedagang buah dan pemilik gerai central buah hadiri undangan mediasi yang dilayangkan oleh Dinas Perdagangan Lombok Timur.

Mediasi itu dilakukan setelah adanya protes dari pedagang buah yang merasa telah terjadi persaingan tidak sehat yang dilakukan oleh central buah, lantaran dianggap menjual buah dengan harga yang tidak normal (harga grosir, red) dibanding dengan harga eceran yang dipatok oleh para pedagang buah lainnya.

“Mereka (central buah, red) menjual buah dengan harga grosir, dan jauh lebih murah dibanding harga di pedagang eceran, sehingga merugikan dan mematikan usaha pedagang lokal,” kata Syarifuddin selaku Ketua Pemuda Pancor Bersatu yang mewakili asosial pedagang buah dalam mediasi itu, Jum’at (16/07/2021).

Dikatakan dia, dari 3 gerai central buah yang ada di Kecamatan Selong, dirinya menduga terdapat 2 gerai yang tidak berizin, dari itu pihaknya berharap Bupati Sukiman untuk memfasilitasi pihaknya untuk hearing dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim terkait dengan jenis perizinan apa yang akan diberikan, agar pedagang lokal bisa bertahan.

“Dari itu kami meminta kepada bupati untuk memfasilitasi kami bertemu dengan pihak Dinas Perizinan agar apa-apa ini baik,” ucapnya seraya menyatakan tidak kurang 25 pedagang tergabung dalam asosiasi.

Terkait itu, Kepala Bidang Bahan Pokok dan Barang Penting pada Dinas Perdagangan, Usman menyatakan memang berdasarkan survei yang telah dilakukan pihaknya, harga jual yang dipatok oleh central buah jauh lebih murah dengan yang lain. Kendati demikian, pihaknya mengaku tidak bisa mengintervensi untuk adanya persamaan harga.

“Kami tidak bisa menentukan harga itu harus sama, kami hanya melakukan survei harga, dan memang harga buah di central buah lebih murah,” terang dia.

Lanjut dia, dari 3 gerai central buah yang ada, memang hanya 1 gerai yang berizin, sementara 2 lainnya belum mengantongi izin.” Yang berizin cuma di Pancor itu saja. Izinnya berdasarkan apa yang kita dengarkan tadi grosir dan eceran,” jelasnya dan menyatakan terkait izin adalah ranah dari DPMPTSP bukan pihaknya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT