Pemkab Lotim Akan Bangun Mega Mall di Pancor

Dalam waktu dekat, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur bakal membangun Mega Mall di Lombok Timur. Hal itu dimaksudkan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan geliat investasi di Gumi Selaparang ini.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id – Pernyataan tersebut diungkapkan Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy sa’at pada acara lounching Syariah Lombok Hotel di Pancor Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (14/12/2019).

Disebutkannya, bahwa adapun rencana pembangunan Mega Mall Pancor itu akan dibangung di depan Pancor Treade Center (PTC) pada tahun 2020 mendatang.

“Keberdaan Mega Mall ini nantinya sangat strategis dan akan sangat berdampak terhadap animo investasi di Lombok Timur,” ujar Bupati Sukiman.

Oleh karenanya, Lanjut Sukiman, saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur secara kontinyu membangun dan membenahi infrastrukur, dan itu difokuskan pada tiga hal, yakni jalan, air dan listrik.

“Jika Tiga hal ini sudah terpenuhi secara maksimal, maka para investor dengan senang hati akan berinvestasi di Lombok Timur yang mana kemudian akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur,” terangnya pula.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut orang nomor wahid di Lombok Timur itu juga menyampaikan apresiasinya terhadap para pihak yang telah berinvestasi dibidang perhotelan di Lombok Timur, termasuk diantaranya adalah Syari’ah Lombok Hotel.

“Kami berharap mudah-mudahan kedepannya akan diikuti oleh pihak-pihak yang lain bersama-sama membangun Lombok Timur,” harap mantan Dandim Lombok Timur itu.

Masih menurut Sukiman, keberadaan hotel ini membesarkan hati pemerintah, dan berharap bukan hanya samapai disini namun dikembangkan lagi menjadi lebih besar lagi, mengingat Lombok Timur masih kekurangan tempat pertemuan.

“Kami juga berharap, kedepannya investasi dibidang perhotelan tidak hanya di dalam kota, tapi di pinggir pantai, lembah, atau dimanapun sehingga para wisatawan tidak hanya sekedar berkunjung, namun lebih dari itu bertamasya atau berlibur dan menginap di Lombok Timur,” pungkasnya pula. (CR-10)