oleh

Lapas Selong Berikan Asimilasi Bagi 12 Napi

banner 300500

Lapas llB Selong memberikan asimilasi bagi 12 Napi, hal itu didasarkan Permenkumham terbaru. Dikatakan asimilasi sangat membantu Lapas dalam penerapan Prokes Covid-19, mengingat saat ini Lapas mengalami over kapasitas.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala Lembaga Pemasyarakatan llB Selong, Purniawal menyatakan jika pihaknya akan memberikan program asimilasi bagi 12 Narapidana. Dikatakan dia hal itu didasarkan atas Permenkumham Nomor 24 tahun 2021 yang mengatur tentang itu.

Dibeberkan dia, dalam Permenkumham itu, terdapat beberapa prasyarat administrasi yang telah diatur seperti surat dari kejaksaan yang menyatakan Napi itu tidak terkait dengan kasus pidana lain, sehingga Napi itu dikatakan laik mendapat asimilasi.

“Syaratnya berkelakuan baik, telah menjalani 1/2 masa hukuman pidana, dan diberikan bagi Napi yang perhitungan masa pidananya 2/3 per tanggal 31 Desember 2021” bebernya Rabu (07/07/2021).

Masih kata dia, 12 Napi itu terdiri dari 9 Napi kasus pidana umum, dan tiga sisanya merupakan Napi kasus pidana khusus tentang tindak pidana penyalahgunaan Narkoba. Dimana dari 12 Napi itu akan menjalani masa asimilasi yang berbeda.

“Beragam, ada yang sisa pidananya 1 bulan dan maksimal 1 tahun,” sebutnya dan menyatakan jika selama tahun 2021 total telah ada 48 Napi telah diberikan asimilasi dan akan bertambah jika ada putusan hukum lain terkait dengan masa tahanan Napi tertentu.

“Pasti bertambah, karena masih panjang prosesnya, ditambah juga jika ada putusan baru seperti remisi dan lainnya,” imbuhnya dan menyebut jika semua Napi yang mendapat asimilasi akan didampingi oleh 40 Pendamping Kemasyarakatan Bapas.

Lanjut dia, program asimilasi itu juga hakikatnya membantu pihaknya dalam menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19, sebab beber dia sangat sulit bagi pihaknya untuk menjaga Prokes di tengah kondisi Lapas yang over kapasitas. “Asimilasi ini membantu kita untuk menerapkan Prokes, karena jumlah Napi di sini 350, sementara kapasitas idealnya 139 orang,” ucapnya.

Dari itu dikatakan dia lagi, dirinya berharap keluarga dan masyarakat menerima dan memberdayakan semua Napi yang telah mendapat asimilasi, sebab katanya asimilasi adalah bentuk penghargaan bagi Napi karena dinilai telah menjadi warga binaan yang baik dan produktif semasa menjalani masa hukuman.

“Minimal mereka tidak dikucilkan, kami berharap mereka diberdayakan karena di sini mereka telah dibekali dengan keterampilan semisal design grafis, laundry, mekanik, barbershop dan lainnya,” tandasnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT