oleh

Kapolda Salurkan 1 Ribu Dosis Vaksin, Rumaksi: Kami Ucapkan Apresiasi yang Tulus

banner 300500

Wabup Rumaksi hadiri kegiatan sosial Batalyon Bharadaksa Akpol 1991. Di depan Kapolda Rumaksi menyampaikan perkembangan terkini Covid-19 di Lotim, dan menyampaikan apresiasi tulus pada Kapolda atas kegiatan yang sangat membantu masyarakat Lotim itu.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTB Irjen. M. Iqbal, S.IK., M.H gelar kegiatan sosial berupa vaksinasi dan pembagian sembako dalam rangka memperingati 30 tahun pengabdian Batalyon Bharadaksa angkatan Akademi Kepolisian 1991. Acara puncak yang digelar di Lombok Timur setelah sebelumnya dilakukan pada beberapa titik di kabupaten/kota lainnya di NTB dihadiri oleh Wakil Bupati, H. Rumaksi SJ, S.H dan semua unsur Forkopimda Lotim.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi

Pada sambutannya, Wabup Rumaksi menyampaikan terimakasih kepada Kapolda atas kegiatan sosial Batalyon Bharadaksa di Lotim. Dikatakan Rumaksi, kegiatan sosial semacam itu sangat membantu Pemda dan masyarakat Lotim umumnya.

“Kami tentu sangat mengapresiasi dan bersyukur memiliki Kapolda yang simpati atas keadaan masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 ini,” sebut Wabup Rumaksi dalam sambutannya, Sabtu (31/07/2021).

Disampaikan juga oleh Rumaksi, sampai saat ini jumlah warga Lotim yang terpapar Covid-19 mencapai 1886 kasus, di mana 1700 lebih telah sembuh. Di mana bulan Juli terjadi lonjakan kasus yaitu sebanyak 193, dan saat ini masih dirawat 85 orang.

“Memang bulan Juli melonjak, ada 193 warga Lombok Timur terpapar Covid-19. Saat ini masih dirawat 85 orang, dan itu ada yang berdomisili di Mataram, bahkan Kalimantan. Tapi dia ber-KTP Lombok Timur,” paparnya.

Masih kata Rumaksi, dari 800 ribu warga Lotim yang harus divaksin, baru sekitar 100 ribu lebih yang sudah mendapat vaksin. Dari itu disampaikan kebutuhan vaksin sangat mendesak bagi masyarakat, ditambah lagi dengan animo masyarakat sangat tinggi untuk melakukan vaksinasi, dari itu dirinya berharap secepatnya pemerintah pusat selaku pemegang kebijakan atas vaksin, untuk segera memvaksinasi minimal 70 persen masyarakat Lotim agar laju penyebaran Covid-19 dapat dihentikan.

“Karena masyarakat kami mendengar instruksi Presiden, dan sosialisasi dari Satgas Covid-19 tentang begitu pentingnya vaksin, maka masyarakat di sini begitu antusias untuk menerima vaksin. Sementara keberadaan vaksin begitu terbatas,” terangnya.

 

Kapolda NTB, H. M. Iqbal

Gayung bersambut, Kapolda NTB M. Iqbal dalam sambutannya senada dengan apa yang disampaikan Rumaksi. Dikatakan Iqbal, keberadaan vaksin memang sangat terbatas, di mana dalam pelaksanaan vaksinasi, pemerintah pusat mengedepankan prinsip selektif prioritas, di mana saat ini Jawa dan Bali menjadi atensi khusus, sebab laju penyebaran Covid-19 di daerah itu begitu tinggi.

Sekalipun demikian, ditegaskan Iqbal beberapa bulan kedepan dan paling lambat akhir tahun ini, keberadaan vaksin tidak terbatas lagi, dan vaksinasi dapat segera langsung dilakukan di NTB, khususnya di Lotim.

“Vaksin memang terbatas, insya Allah 3 sampai 4 bulan kedepan, vaksin akan mudah kita lakukan, dan kami optimis 100 persen warga Lotim bisa divaksinasi,” kata Iqbal optimis.

Masih lanjutnya, di acara puncak kegiatan sosial Akpol 1991 ini, pihaknya menyatakan menyalurkan 2 ribu dosis vaksin, dan 1 ribu dosis untuk Lotim, di mana 500 dosis untuk NWDI dan 500 dosisnya lagi untuk NW.

H. Rumaksi bersama para Tuan Guru

“Kita bawa 1 ribu dosis vaksin, 500 untuk NWDI dan 500 untuk NW dan sembako 1 truk. Ini kami lakukan ini sebagai bentuk dukungan dan perhatian kami bagi masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 ini,” tandasnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT