oleh

Gedung Mother and Child Mulai Dibangun, Bupati: Angka Kematian Ibu dan Bayi Harus Turun

banner 300500

Bupati Lotim hadiri acara ground breaking pembangunan gedung Mother and Child di RSUD Soedjono. Diharapkan dengan adanya fasilitas itu, angka kematian ibu dan bayi di Lotim menurun. Dari itu Bupati dan Direktur RSUD Soedjono berharap semua elemen mengawasi proses pembangunan itu.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Ground breaking pembangunan Mother and Child Center RSUD dr. R. Soedjono Selong, Lombok Timur dilakukan sebagai bagian dari upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, sebab angkanya di Lotim terbilang cukup tinggi.

Dalam acara ground breaking (peletakan batu pertama, red), Bupati Sukiman Azmy menyatakan dengan tegas jika dirinya akan memberikan sanksi kepada pimpinan instalasi, jika terjadi kasus kematian ibu dan bayi yang disebabkan keteledoran atau kelalaian.

Dihadiri sejumlah Kepala OPD dan pejabat RSUD dr. R. Soedjono Selong, Sukiman juga menyampaikan apresiasinya kepada Direktur RSUD Soedjono atas fasilitas senilai Rp. 83 M yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan.

Dari itu, bupati berharap OPD lain juga dapat melakukan hal serupa mengingat terbatasnya anggaran yang dimiliki daerah, sementara kebutuhan untuk pemenuhan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat. Terlebih lagi di masa Pandemi Covid-19, di mana daerah harus melakukan pengetatan anggaran.

Dalam pidatonya, bupati mengaku terharu dengan dibangunnya fasilitas untuk ibu dan bayi itu, ditambah juga dengan penurunan kasus Covid-19 di Lotim. Sekalipun itu, atas raihan tersebut, ia menyatakan bukan semata prestasi Pemda Lotim, melainkan tidak lepas ridho Allah SWT.

“Bukan karena direktur rumah sakitnya pintar, bukan karena bupatinya tegas, bukan karena kepala OPD-nya konsekuen. Semua itu atas pertolongan Allah SWT,” tegas Bupati Sukiman, Kamis (08/07/2021) seraya menegaskan proses pembangunan itu agar dikawal oleh semua pihak agar sesuai dengan perencanannya.

Senada dengan yang disampaikan Bupati Sukiman, Direktur RSUD Soedjono dr. Tantowi Jauhari, Sp.B juga menyampaikan yang sama dalam sambutannya. “Pembangunan fasilitas ini cukup berat dan berisiko. Kami tentu berharap pengawalan agar pembangunan fasilitas ini dapat berjalan lancar,” beber dia.

Masih kata dia, nantinya gedung berlantai 4 itu akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas pendukung, seperti instalasi IGD, Radiologi, ICU, NICU, PICU, Laboratorium, hingga ruang operasi yang representatif bagi penanganan kasus darurat. Adapun disampaikan dia juga, waktu pembangunan direncanakan 150 hari kalendar kedepan.

“Anggaran pembangunan gedung 4 lantai ini Rp. 50, 735 M, dengan masa pengerjaan 150 hari, terhitung dari 2 Juli hingga 28 November 2021,” paparnya.

Turut hadir juga dalam acara itu, Wakil Bupati Lotim H.Rumaksi SJ, S.H, berserta Forkopimda, Sekda, Juani Taofik, tokoh agama dan tokoh masyarakat Lotim. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT