Direktur RSUD Soedjono menaruh perhatian besar pada kebersihan rumah sakit. Ditegaskan dia, pengelolaan limbah menjadi atensi khusus dirinya. Sebab kenyamanan dan kesehatan pasien adalah prioritas utamanya.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soedjono Selong, dr. H. Hasbi Santoso mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan di sekitar lingkungan RSUD Soedjono.
Ditekankan dia, kebiasaan baik dalam menjaga lingkungan RSUD Soedjono yang bersih sangat penting dalam mewujudkan kenyamanan pasien dan atau pengunjung. Terlebih lagi, saat ini jajaran RSUD Soedjono telah menyiapkan beberapa fasilitas penting untuk mendukung hal tersebut.
“Masyarakat dan kita semua harus menjaga kenyamanan pasien. Caranya kita harus menjaga kebersihan di lingkungan rumah sakit kebanggaan kita ini. Apalagi sarana dan prasarana pendukung, seperti tempat pembuangan sampah sementara sudah kita tambah,” katanya. (04/04/2023).
Mendukung anjuran itu, sosok yang dikenal enerjik itu pun meminta kepada jajaran hospitalia RSUD Soedjono untuk memberi contoh. Salah satunya dengan tidak abai dengan sampah masing-masing.
“Bagi internal rumah sakit, mau itu dokter, perawat, bidan, pegawai bahkan saya selaku direktur sekalipun harus memberi contoh. Karena memperbaiki itu haruan dari dalam diri kita sendiri,” tegasnya.
Sambung dia, mulai saat ini dirinya akan terus melakukan pemantauan menyeluruh terhadap kebersihan di RSUD Soedjono. Mukai dari toilet, ruang rawat inap pada semua tipe, hingga pada sprai dan handuk pasien harus dicuci dengan deterjen khusus pada suhu antara 60 hingga 90 derajat celcius.
“Semua yang bersentuhan dengan pelayanan dan fasilitas pendukungnya harus steril dan rapi. Tidak boleh ada lagi aroma yang tidak sedap. Ini mungkin hal kecil, tapi itu adalah simbol dari budaya disiplin yang hendak kita bangun serta tingkatkan,” tekannya.
Lebih penting lagi, tegas dia semua bentuk limbah RSUD Soedjono harus benar-benar dikelola dan diatur dengan baik. Karena jika ada kelalaian sedikit saja, itu akan menimbulkan masalah besar.
“Limbah itu juga harus diawasi betul. Jika tidak profesional dalam penanganannya, akan berdampak buruk. Saya akan awasi betul itu,” tegasnya.
Pastinya kata dia, dirinya akan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kepala bagian yang bertanggung jawab pada semua sektor layanan di RSUD.
“Saya akan terus lakukan pengawasan dan evaluasi. Kalau tidak beres, maka saya akan berikan punishment,” tandasnya. (Pin)






