oleh

Resmi Dilantik, Berikut Harapan Bupati Bagi Jajaran BPPD Lotim yang Baru

banner 300500

Bupati Sukiman melantik 9 jajaran pengurus BPPD Lotim. Ditekankan pengurus BPPD yang baru harus melaksanakan 4 tugas pokok secara maksimal, agar sektor pariwisata Lotim dapat berkembang dan memberikan sumbangsih lebih bagi daerah.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy melantik 9 pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lotim selaku unsur penentu kebijakan pariwisata di Lombok Timur. Adapun kesembilan pengurus itu merupakan perwakilan dari profesi yang dinilai refresentasi dari dunia kepariwisataan yang didasarkan Keputusan Presiden No. 22 tahun 2011.

Adapun yang menjadi Ketua BPPD Lotim untuk periode 2020-2025 adalah Nursandi, yang sebelumnya menjabat Staf Khusus Bupati Bidang Pariwisata, kemudian duduk menempati posisi Wakil Ketua, Drs. H. Gufranuddin, dan pada posisi Sekretaris, Yogi Birrul Walid Sugandi.

Sementara 5 nama yang menjadi anggota BPPD yaitu Busran Ekamayadi, Idham Khalid, Iwan Marindra, Mastur dan dua nama lainnya yang merupakan wakil dari profesi wartawan yakni Izuul Khairi dan M. Nurji.

Dalam kata sambutan pelantikannya, Bupati Sukiman menekankan jajaran pengurus BPPD Lotim untuk melaksanakan 4 tugas pokok guna mengoptimalkan dunia pariwisata di Lotim.

“Ada 4 tugas pokok yang harus dilakukan yaitu, meningkatkan citra pariwisata sesuai dengan kapasitas, berupaya meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara dan domestik, menggalang pendanaan dengan stakeholder terkait dalam rangka melaksanakan kegiatan pariwisata, dan melakukan riset untuk mengembangkan pariwisata di daerah ini,” kata Sukiman, Senin (28/06/2021)

Masih kata dia, dirinya selalu kepala daerah tidak ingin lagi mendengar adigium, jika BPPD tidak berkerja optimal lantaran minimnya anggaran daerah dalam mendukung programnya. Justru kata dia pengurus BPPD yang baru harus bergerak cepat untuk mendapatkan sumber pendanaan lain agar program BPPD dalam mempromosikan wisata daerah dapat terwujud maksimal.

“Anggaran Pemda adalah stimulan untuk BPPD bekerjasama dengan pihak yang ingin berkerjasama di bidang pariwisata,” tegasnya.

Lanjut Sukiman, hal itu harus dilakukan maksimal oleh BPPD, agar sektor pariwisata dapat memberi kontribusi lebih bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Terkait dengan pernyataan bupati itu, Nursandi selaku Ketua BPPD yang baru menyatakan pihaknya siap untuk mewujudkan apa yang diperintahkan bupati. Sebab kata dia semua pihak harus memberikan andil bagi kemajuan pariwisata daerah.

“Tentu kita siap, apa yang diperintahkan oleh bupati bukan suatu yang sulit tapi tidak mudah, dari itu nantinya kita akan berupaya maksimal untuk mencari sumber pendanaan eksternal untuk memaksimalkan kinerja dari BPPD,” tandasnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT