Sukabumi—Serikat Pelajar Muslimin Indonesia menggelar rangkaian Milad ke-63 di Sukabumi, tepatnya di MA & MTS Syarikat Islam Parakansalak, sebagai upaya memperkuat sinergi antara gerakan pelajar Islam, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah dalam menanamkan nilai keislaman dan kebangsaan.
Kegiatan Milad ke-63 diisi dengan refleksi organisasi, upacara kebangsaan, serta layanan pengobatan gratis bagi masyarakat. Agenda tersebut menjadi bentuk pengabdian sosial sekaligus penguatan peran pelajar dalam kehidupan masyarakat.
Ketua Umum PB SEPMI mengatakan, organisasi pelajar Islam harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai dasar perjuangan dan kaderisasi.
“SEPMI ingin hadir sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran keislaman dan kebangsaan generasi muda. Pelajar memiliki tanggung jawab menjaga persatuan, merawat moralitas, dan mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah dan elemen masyarakat penting untuk memperkuat pendidikan karakter, literasi kebangsaan, serta semangat persatuan di kalangan pelajar.
Mengusung tema *“Digitalisasi Gerakan Islam: SEPMI Adaptif dan Mandiri Menuju Kemerdekaan Sejati”*, kegiatan ini juga mendorong kader pelajar agar mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana edukasi, dakwah, dan penyebaran nilai kebangsaan secara positif.
Kegiatan yang berlangsung di Parakansalak tersebut menjadi ruang sinergi antara kader pelajar, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat dalam membangun generasi muda yang religius, berintegritas, serta memiliki semangat nasionalisme.
Kepala Madrasah MA Syarikat Islam Parakansalak, Ibunda Lela Suplilawati, S.Ag.,M.M. menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan refleksi Milad ke-63 SEPMI. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi pelajar dalam memperkuat karakter keislaman, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan di lingkungan pendidikan.
Ia juga berharap kolaborasi antara lembaga pendidikan dan organisasi pelajar dapat terus berjalan secara berkelanjutan demi menciptakan generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Milad ke-63 ini diharapkan menjadi momentum penguatan gerakan pelajar Muslim agar semakin dekat dengan masyarakat, mampu bersinergi dengan pemerintah, dan tetap konsisten membangun peradaban bangsa yang religius serta berkeadaban.(CR)

