oleh

LLK Selong Terbaik Lima Nasional, Kualitas Lulusan Dijamin BNSP

banner 300500

Masyarakat Lotim patut berbangga, pasalnya Loka Latihan Kerja (LLK) Selong meraih capaian yang laik dikatakan luarbiasa, karena menempati urutan kelima terbaik dari seluruh LLK dan BLK seluruh Indonesia.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala LLK Selong, Ahmad Wardi menyatakan peringkat yang diraih oleh LLK Selong itu didapatkan dari hasil penilaian dari tim penilai yang berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) yang berkerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI.

“Kita urutan kelima nasional, kita dinilai oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia yang bekerja dengan Kementerian Tenaga Kerja untuk memberikan penilaian kepada seluruh LLK dan BLK seluruh Indonesia,” katanya, Jum’at (18/12/2020).

Penilaian yang dilakukan tim dari UI itu dilakukan selama 3 hari pada bulan September silam, dengan langsung melakukan survei lokasi dan wawancara mendalam dengan Kepala LLK Selong, Kepala TU, Kepala Disnaker Lotim, Instruktur dan alumni yang dilakukan secara acak, di mana hasilnya baru diumumkan beberapa hari belakangan.

“Tim dari UI itu datang tanggal 23 September, tiga hari mereka di sini, tim itu langsung bertemu dengan bapak Kadis, kami Kepala LLK, dan Instruktur, KTU LLK dan alumni yang dilakukan secara acak. Alhamdulilah kita peringkat 5 nasional dari seluruh LLK dan BLK yang ada di Indonesia,” tuturnya.

Wardi melanjutkan, ada beberapa hal yang menjadi indikator utama oleh tim penilai yaitu menyangkut penilaian terkait kinerja, sarana dan prasarana, Sumber Daya Manusia (SDM), tata kelola kelembagaan, pelaksanaaan program pelatihan dan kualitas lulusan.

Ditanyakan terkait indikator kualitas lulusan, Wardi menyampaikan jika pihaknya dalam hal itu selalu melakukan uji kompetensi lulusan dengan menjalin kerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yaitu Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Surabaya dan Surakarta.

“Lulusan kita tetap kita jaga standarisasinya melalui uji kompetensi. Adapun uji kompetensi kita dilaksanakan oleh BNSP melalui LSP, kebetulan kemarin yang kita gunakan itu LSP Surabaya dan Surakarta, itu tim independen yang kami gunakan untuk menilai lulusan kita,” jelasnya.

Atas hal itu, dirinya menegaskan agar pihak yang telah meneken kerjasama dengan pihak LLK Selong, yaitu 75 perusahan baik lokal dan multinasional untuk tidak meragukan kualitas lulusan dari LLK Selong.

“Perusahaan yang telah berkerjasama dengan kita yang jumlahnya 75 itu tidak boleh khawatir oleh kualitas lulusan kita di LLK Selong ini, karena telah teruji kompetensinya,” tegasnya.

Terkait itu, dirinya berjanji akan terus melakukan terobosan dan inovasi dalam menjalankan program LLK Selong, utamanya terkait penambahan kejuruan, di mana saat ini masih terdapat 12 kejuruan yang ada.

“Kita untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, LLK Selong berkomitmen untuk terus berinovasi mengembangkan kejuruan baru, SDM di dalamnya, karena saat ini masih 12 kejuruan, dari 8 kejuruan sebelumnya, karena setiap tahun pendaftar kita pasti membludak,” ucapnya.

Menilik realitas jika setiap tahun begitu tingginya antusiasme pendaftar di LLK Selong, maka Wardi berharap semua pihak, baik pemerintah dan utamanya pelaku usaha besar ataupun UMKM untuk tetap bersinergi. Begitu pula terhadap pihaknya, Ia berjanji untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas program.

“Begitu antusiasnya pemuda kita setiap tahun, maka kita semua harus bersinergi utamanya kepada pelaku dunia usaha dan industri untuk kita saling bersinergi. Dukungan dari pemerintah daerah dan pusat juga sangat dibutuhkan untuk selalu kita berbuat lebih baik,” paparnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT