oleh

LLK Selong Buka Kejuruan Teknik Bubut Besi

banner 300500

LLK Selong membuka sub kejuruan teknik mesin bubut besi. Seperti dijelaskan, peralatan sub kejuruan itu telah ada sejak 1986. Namun baru dipergunakan Maret tahun ini. Diharapakan sub kejuruan itu melahirkan tenaga terampil yang kompetitif dan mampu mandiri di dunia usaha dan industri.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Loka Latihan Kerja (LLK) Selong sebagai Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur terus berinovasi dalam menyediakan wadah pelatihan mempuni bagi pemuda Lombok Timur.

Seperti yang ditegaskan oleh Kepala LLK Selong, Achmad Wardi, setelah pihaknya beserta jajarannya berkomunikasi, akhirnya diputuskan jika LLK Selong akan membuka sub kejuruan baru di Kejuruan Teknik Mekanik, yaitu sub kejuruan mesin manufaktur (mesin bubut besi, red), mengingat mesin untuk sub kejuruan itu telah ada sejak tahun 1986 namun tidak pernah dipergunakan.

“Mesin ini sudah ada dari tahun 1986, tapi mungkin dulu tidak ada instruktur, baru di 2021 bisa kita manfaatkan, kita buka Maret kemarin,” katanya, Kamis (15/04/2021).

Dengan bangga ia menyatakan jika sub kejuruan di LLK Selong itu (mesin bubut besi, red) merupakan yang pertama, dari LLK ataupun BLK yang tersebar di 3 provinsi lainnya (BALI, NTT, NTB, red), yang merupakan wilayah binaan dari BLK Lombok Timur. “Di 3 provinsi kejuruan ini adalah kejuruan pertama dari semua LLK yang ada,” imbuhnya.

Alasan lain kenapa pihaknya mengupayakan pemanfaatan peralatan yang ada, dan membuka sub kejuruan baru itu bagi masyarakat, diterangkan Wardi karena potensi permintaan kerja dari bidang itu sangat besar di dunia usaha dan industri. “Peluang kerja sektor ini sangat besar. Di Lombok Timur saja ada 12 bengkel,” jelasnya.

Masih kata dia, setelah dibuka Maret lalu, saat ini telah ada 16 peserta yang menjalani pelatihan oleh instruktur berpengalaman. Di mana 10 dari 16 peserta itu dipastikan akan direkrut oleh PT. NSL yang beroperasi di Labuhan Haji.

“10 peserta pelatihan mesin bubut ini sudah siap diserap di PT. NSL,” ucapnya.

Dengan telah dibukanya sub kejuruan itu, diharapkan Wardi ke depan tercipta tenaga terampil, siap kerja di dunia kerja, dan nantinya setelah bergelut di dunia kerja, tenaga terampil itu bisa mandiri dan membuka dan memulai dunia usaha dan dunia industri baru di Lombok Timur.

“Harapan kita nanti peserta yang akan terserap di dunia usaha dan industri ini, nantinya bisa mandiri dan menciptakan usaha baru,” harapnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT