KPK Monitoring Pengelolaan Aset Pemda Lotim

Kasatgas Korsup Wilayah V KPK RI datang ke Lombok Timur. Kedatangan itu bertujuan untuk monitoring manajemen pengelolaan aset, evaluasi, optimalisasi penerimaan daerah, pencegahan korupsi hingga progres perencanaan pembangunan daerah tahun 2023.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Sekretaris Daerah, HM Juaini Taofik Lombok Timur menyatakan, Pemda Lotim telah melakukan digitalisasi sejak awal tahun 2022, pun diakui masih menemui kendala teknis seperti kestabilan jaringan.

dalam sambutannya pada rapat monitoring dan evaluasi program pencegahan korupsi terintegrasi, yang berlangsung Rabu (27/07/2022).

Dijelaskan Sekda kepada Direktur Kasatgas Korsup Wilayah V KPK RI, Abdul Haris beserta rombongan, terkait proses pengadaan barang dan jasa, Pemda Lotim sudah berupaya melibatkan pihak ketiga sebagai penyedia barang dan jasa pemerintah.

Tersedia 10 etalase yang bisa diisi oleh UKM dan Koperasi lokal di mana hal tersebut sudah pula disosialisasikan. Digitalisasi sebagai sebuah keniscayaan harus bisa diterima.

Dijelaskan pula 11 potensi PAD Lombok Timur hanya menyumbang 14 persen dari APBD. Diharapkan potensi tersebut dapat dimaksimalkan dengan memanfaatkan digitalisasi tersebut.

“Kami berharap pertemuan ini dapat menjadi pemacu untuk meningkatkan performa PAD Lombok Timur,” kata Sekda.

Direktur Kasatgas Korsup Wilayah V KPK Abdul Haris pada kesempatan itu mengingatkan agar Pemda Lombok Timur melakukan evaluasi terhadap nilai aset dan memiliki sertifikasi.

“Kami mengimbau kepada penyelenggara di daerah untuk segera melakukan evaluasi dan sertifikasi aset daerah, untuk meningkatkan PAD,” katanya.

Pada Rapat yang berlangsung di Rupatama II dan dihadiri oleh Inspektur, Kepala BAPPEDA, BPKAD, Bapenda, dana Kabag PBJ. (Pin)