oleh

Kasus Korupsi Labuhan Haji Berlanjut, Beberapa Saksi akan Dipanggil

banner 300500

 

Kejari Lotim terus menggali keterangan para saksi pada kasus dugaan korupsi Dermaga Labuhan Haji pasca telah ditetapkannya dua orang tersangka.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lombok Timur, Lalu Moh. Rasyidi menyatakan proses penanganan dugaan tindak pidana korupsi pembangunan kolam labuh Dermaga Labuhan Haji terus berposes, pasca telah ditetapkannya 2 orang tersangka dalam korupsi yang diduga mengakibatkan kerugian negara Rp 6 lebih M sesuai hasil audit BPKP Provinsi NTB.

Dikatakan dia, saat ini pihaknya masih melakukan proses pemberkasan kesaksian para saksi yang telah digali keterangannya dalam proses pemeriksaan. “Lagi pemberkasan. Kemarin pemeriksaan dua saksi dari BNI Cabang Bandung,” terangnya, Rabu (12/02/2022).

Dirinya juga mengatakan, pihaknya telah menjadwalkan akan menggali keterangan saksi dari pihak PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) pada minggu depan dan menyatakan pihaknya akan terus mempublikasi hasil dan progres dari penanganan kasus dugaan korupsi yang dilakukan 2016 silam itu.

“Minggu depan kami agendakan akan meminta keterangan pihak Jamkrindo, semoga cepat rampung,” tekannya seraya menyatakan jika sampai saat ini belum ada tambahan penetapan tersangka dalam kasus itu.

“Belum ada, sementara masih dua tersangka,” ujarnya.

Diketahui, Kejari Lombok Timur telah menetapkan 2 orang tersangka yakni PPK proyek inisial N dan pihak rekanan inisial TR pada bulan November 2021 lalu. (Pin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *