LOMBOK TIMUR — Persoalan saluran irigasi yang selama bertahun-tahun menjadi sumber genangan hingga banjir di wilayah Desa Montong Tangi, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, mulai mendapat titik terang.
Tokoh masyarakat Desa Montong Tangi, H. Zul, turut mengambil peran dengan menyampaikan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat kepada Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kondisi irigasi yang selama ini dinilai mengganggu aktivitas masyarakat.
Aspirasi yang disampaikan H. Zul tersebut mendapat respons dari Bupati Lombok Timur. Bupati meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera menindaklanjuti persoalan saluran irigasi di wilayah Montong Tangi dan mengambil langkah perbaikan.
Selama bertahun-tahun, saluran irigasi yang tidak berfungsi secara optimal tersebut disebut kerap menyebabkan air meluap dan menggenangi kawasan sekitar. Kondisi itu tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak terhadap kelancaran akses lalu lintas masyarakat.
H. Zul mengatakan, persoalan tersebut sudah cukup lama menjadi keluhan warga. Karena itu, dirinya berinisiatif membawa aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah agar persoalan tersebut tidak terus berulang setiap tahunnya.
“Kami menyampaikan langsung persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat kepada Pak Bupati. Alhamdulillah, beliau merespons dan meminta PUPR segera turun untuk menangani irigasi tersebut,” ujar H. Zul.
Menurutnya, perhatian Bupati terhadap persoalan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat Montong Tangi. Pasalnya, persoalan genangan dan banjir akibat kondisi saluran irigasi telah berlangsung cukup lama dan membutuhkan penanganan yang tidak sekadar sementara.
H. Zul berharap tindak lanjut dari pemerintah daerah dapat segera direalisasikan melalui perbaikan saluran secara menyeluruh. Dengan demikian, persoalan air meluap, genangan, hingga gangguan terhadap aktivitas dan lalu lintas warga dapat diminimalisasi.
“Kami tentu mengapresiasi respons cepat Pak Bupati. Harapan masyarakat, apa yang sudah disampaikan dan direspons pemerintah ini bisa segera ditindaklanjuti di lapangan. Jangan sampai persoalan yang sudah bertahun-tahun dikeluhkan ini kembali terulang,” katanya.
Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperjuangkan kepentingan masyarakat Montong Tangi agar persoalan infrastruktur dasar, khususnya irigasi, mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
H. Zul juga berharap perbaikan yang dilakukan nantinya benar-benar menjadi solusi jangka panjang, sehingga masyarakat tidak lagi dihantui persoalan banjir dan genangan yang terjadi akibat buruknya fungsi saluran irigasi.(CR)

