oleh

Eva Rilis Single Perdana Usai Menangi Sayembara

banner 300500

Eva dara muda Lombok Timur jebolan Lida 2020 berhasil memenangkan sayembara lagu yang diciptakan oleh salah seorang composer ternama asal Pulau Dewata. Lagu berjudul Ta’aruf berhasil didapatkan Eva setelah dinilai terbaik dari semua peserta sayembara. Sontak saja lagu itu akan menjadi single pertamanya dalam memulai karir sebagai penyanyi profesional di kancah musik tanah air.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Eva Yolanda, Gadis 17 tahun asal Lombok NTB yang menjadi pemenang Sayembara Lagu Ta’aruf yang diselenggarakan oleh Aman Talent Management dan Bersama Music bekerja sama dengan Adibal Production akhirnya resmi rilis Ta’aruf yang menjadi single perdananya di aplikasi musik digital hari ini 21 Maret 2021.

Perjalanan Panjang untuk mendapatkan lagu yang diciptakan Adibal ini bermula dari bulan November 2020. Selain dikenal sebagai seorang music composer bertangan dingin, rupanya Adibal juga belakangan ini menjadi content creator dengan ide-ide out of the box-nya. Bagaimana tidak, jika biasanya seorang pencipta lagu akan mempublikasikan karyanya setelah mendapatkan penyanyi yang tepat, tidak begitu dengan pencipta lagu yang dikenal mampu membius pendengar musik dangdut dengan syair-syair lagunya yang romantic dan penuh makna ini, pada konten-konten yang dipublishnya di kanal youtube pribadinya ini pria asal Pulau Dewata Bali ini kerap berbagi cerita inspiratif, termasuk lagu Ta’aruf yang digelindingkan ke ranah publik demi mendapatkan penyanyi yang dirasa tepat untuk lagu ini melalui sebuah sayembara.

“Saya selalu percaya diluar sana banyak talenta-talenta muda dengan bakat besar di dunia tarik suara yang belum tersentuh dan mendapatkan media yang pas untuk unjuk kebolehannya. Oleh karena itu saya dan team sengaja membuat sayembara ini untuk menjadi media mereka-mereka unjuk gigi.” kata Adibal menjelaskan latar belakang penyelenggaraan sayembara ini.

Seribuan peserta yang mengikuti sayembara ini kemudian bersaing di sosial media Instagram untuk bisa melaju ke Top 78 dan Top 25 dan pada akhirnya membuat Eva Yolanda memenangkan sayembara ini dan berhak menjadi penyanyi resmi lagu Ta’aruf.

Sebagai pencipta lagu yang sebagian besar idenya didapatkan dari setiap kejadian yang terjadi di masyarkat, Adibal juga tergelitik oleh isu Ta’aruf yang belakangan ini memang tengah ramai dan hangat diperbincangkan diberbagai media online dan ranah sosial media.

“Saya sebisa mungkin membuat lagu yang related dengan kehidupan masyarakat, sehingga pesan lagu yang saya tulis bisa langsung masuk ke hati orang-orang yang mendengarkan karya saya,” Ujar Adibal membocorkan salah satu rahasianya dalam mencipta lagu-lagu indah.

Pada project kali ini pun Adibal Kembali menggaet musisi muda berbakat Yusup Tojiri untuk mengerjakan musik lagu Ta’aruf dengan deretan musisi-musisi yang tak kalah berbakat untuk mengisi instrument di lagu ini. Henry Lamiri, seorang violin kenamaan Indonesia adalah satu satu diantara musisi-musisi itu tersebut yang ikut dalam project yang telah menyita banyak perhatian masyarakat sejak sayembara ini dipublikasikan November lalu.

“Eva tak bisa lagi mengungkapkan perasaan senang Eva karena pada akhirnya lagu ini benar-benar menjadi milik Eva. Rasanya tuh berbunga-bunga,” ungkap gadis berhijab ini ketika dihubungi oleh awak media melalui sambungan telepon.

“Perjuangan untuk bisa memenangkan lagu ini gak mudah, peserta-peserta lain juga memiliki materi vocal dan penghayatan luar bisa di lagu ini, terlebih diantara mereka juga ada beberapa orang yang sudah menjadi penyanyi professional, dan jujur itu juga bikin dag dig dug ser, tapi dari awal saya percaya usaha yang baik akan menghasilkan hasil yang baik. Jadi saya ingin mengucapkan terima kasih yang tak terhingga untuk Cikgu Adibal dan team Aman Talent Management dan fans setia saya serta keluarga dan semua pihak yang sudah ikut menjadi bagian dari penyelenggaraan Sayembara Lagu Taaruf dan membawa saya berada dititik ini. Dan berharap lagu ini bisa menjadi pengingat semua orang terutama saya untuk menjadi pribadi yang baik, dan bisa diterima dengan baik oleh seluruh pendengar musik di Indonesia,” ujar Eva menyudahi sesi wawancara. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT