Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Lombok Timur melaksanakan kunjungan ke SMPN 4 Aikmel, dalam rangka memantau pengembangan perpustakaan sekolah dan memberikan dukungan teknis terkait pengelolaan perpustakaan SMPN 4 Aikmel.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kunjungan ini dalam rangka program rutin DPK Lotim, untuk melakukan pembinaan perpustakaan sekolah. Dalam kesempatan itu, Kepala Sekolah SMPN 4 Aikmel, Pihiruddin, S.Pd menerima kedatangan tim DPK Lotim di ruang kerjanya.
Pihiruddin menjelaskan, jika dirinya baru beberapa bulan bertugas di SMPN 4 Aikmel, dan merasa pengembangan perpustakaan di tempatnya masih kurang optimal.
“Saya di sini baru beberapa bulan, sebelumnya di SMPN 1 Aikmel, saya melihat program-program pengembangan literasi dan perpustakaan sekolah sebelumnya masih belum optimal, terutama dari segi anggaran, sehingga belum banyak yang bisa diperbuat untuk mengembangkan perpustakaan,” terangnya, Kamis (13/08/2020).
Ia melanjutkan, “saat ini koleksi buku perpustakaan masih didominasi buku paket pelajaran saja sedangkan koleksi buku bacaan fiksi dan pengayaan masih sangat kurang,” imbuhnya.
Kepala Perpustakaan SMPN 4 Aikmel, Rohana Wahidah, S.Pd., mengungkapkan jika kondisi koleksi buku yang tidak pernah bertambah khususnya terkait buku bacaan umum seperti novel, cerita rakyat dan sastra.
“Koleksi buku bacaan umum seperti novel, cerita rakyat kurang, padahal buku ini lah yang disukai siswa dan menjadi daya tarik kunjungan siswa,” paparnya.
Rohana menambahkan, “antusiasme dan minat baca siswa sebenarnya tinggi, terbukti jika diberi informasi ada buku baru maka siswa berbondong-bondong datang ke perpustakaan sekolah. Namun karena saat ini tidak ada penambahan buku bacaan baru maka antusias siswa pun berkurang,” tukasnya.
Menyiasati hal tersebut Rohana tidak habis akal, perpustakaan terus berbenah dari penataan ruangan dan promosi perpustakaan bekerja sama dengan guru kelas.
“Guru khususnya IPA dan Seni Budaya sering mengajak siswanya belajar di ruang perpustakaan seluas 135 meter persegi ini. Di ruang perpustakaan para siswa didampingi guru Seni Budaya untuk membuat keset, kesenian dan ketrampilan tangan,” jelasnya.
Hasil prakarya siswa ini berikutnya kemudian dipajang di perpustakaan sebagai daya tarik bahkan terdapat beberapa karya siswa berupa bros laku dibeli para guru yang tertarik dengan hasilnya.
Selain itu ruang perpustakaan juga menjadi ruang diskusi bagi ekskul olimpiade. Promosi perpustakaan pun dilakukan saat upacara bendera serta pemberian reward/hadiah bagi pengunjung teraktif.
Tim Pembinaan DPK Lotim yang hadir memberikan apresiasi atas kiat-kiat Perpustakaan SMPN 4 Aikmel di tengah keterbatasan namun tetap berkarya. Tim DPK Lotim juga memberikan pendampingan teknis terkait manajemen koleksi, informasi dan promosi perpustakaan berbasis digital.
Pihiruddin, selaku kepala sekolah berharap kunjungan seperti ini dapat dilakukan berkala oleh DPK Lotim agar perpustakaan dapat terus memberikan pelayanan terbaik untuk siswa, guru dan warga sekolah.
“Kami tentu berharap agar kunjungan semacam ini dapat berkala, dan kami akan mengupayakan peningkatan kualitas dan koleksi perpustakaan kami melalui dana BOS sesuai aturan berlaku,” tegasnya.
Menyikapi statemen kepala sekolah itu, tim DKP Lotim menyatakan akan selalu memberikan dukungan bagi pengembangan perpustakaan sekolah, karena merupakan jantung pendidikan.
“kami dari DPK Lotim akan terus berupaya memberikan pendampingan teknis agar semakin banyak perpustakaan sekolah yang dikelola sesuai standar, dengan harapan meningkatnya minat baca anak-anak kita,” tutup perwakilan DKP Lotim. (Cr-Pin)







